JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Legenda hidup Persija Jakarta, Bambang Pamungkas (BePe) dikabarkan akan mengumumkan keputusannnya untuk pensiun pada laga Persija melawan Persebaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (17/12/2019) besok.
Menanggapi hal itu, pelatih Persija, Edson Tavares mengaku baru mengetahui hal tersebut. Dirinya mengatakan harus berpikir keras untuk dapat memainkan Bambang Pamungkas di laga melawan Persebaya Surabaya.
Apalagi, pertandingan melawan Persebaya besok menjadi penampilan kandang terakhir BePe itu di hadapan Jakmania, suporter Persija.
"Saya baru tahu soal pensiun dia. Jadi otak saya masih memproses apa yang bakal saya lakukan untuknya. Saya tidak mungkin menduetkan BePe dengan Marko Simic karena mereka punya karakter yang sama. Saya harus berpikir keras supaya besok bisa dapat solusi," ucap Tavares, Senin (16/12/2019).
Pelatih asal Brasil itu juga mengaku mengenal sosok BePe pertama kali pada tahun 2001 di China, ketika ia menjadi pelatih di salah satu klub Negeri Tirai Bambu.
Setelah itu, lanjut Tavares, ia baru bertemu kembali pada 2004 atau 2005 ketika menjadi pelatih timnas Vietnam. Skuat Garuda yang kala itu diperkuat BePe disebut Tavares berhasil memenangi pertandingan.
"Saya sangat senang bekerja bersama dia. Saya harap Persija bisa memberikan posisi buat BePe di klub. Dia punya sikap yang bagus. Sekarang, saya tidak punya waktu banyak untuk mempersiapkan apa yang bakal saya lakukan untuk Bepe besok. Lihat besok, semoga apa yang saya lakukan bisa membuat BePe senang di laga terakhirnya," ujar Tavares.
Share this article
Legenda hidup Persija Jakarta, Bambang Pamungkas (BePe) dikabarkan akan mengumumkan keputusannnya untuk pensiun pada laga Persija melawan Persebaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (17/12/2019) besok. Menanggapi hal itu, pelatih Persija, Edson Tavares mengaku baru mengetahui hal tersebut. Dirinya mengatakan harus berpikir keras untuk dapat memainkan Bambang Pamungkas di laga melawan Persebaya Surabaya. Apalagi, pertandingan melawan Persebaya besok menjadi penampilan kandang terakhir BePe itu di hadapan Jakmania, suporter Persija. "Saya baru tahu soal pensiun dia. Jadi otak saya masih memproses apa yang bakal saya lakukan untuknya. Saya tidak mungkin menduetkan BePe dengan Marko Simic karena mereka punya karakter yang sama. Saya harus berpikir keras supaya besok bisa dapat solusi," ucap Tavares, Senin (16/12/2019). Pelatih asal Brasil itu juga mengaku mengenal sosok BePe pertama kali pada tahun 2001 di China, ketika ia menjadi pelatih di salah satu klub Negeri Tirai Bambu. Setelah itu, lanjut Tavares, ia baru bertemu kembali pada 2004 atau 2005 ketika menjadi pelatih timnas Vietnam. Skuat Garuda yang kala itu diperkuat BePe disebut Tavares berhasil memenangi pertandingan.