Viral Batal Nikah Minta Mahar Sertifikat, Klarifikasi Pihak Perempuan Justru Tuai Hujatan Netizen

 Klarifikasi Pihak Perempuan calon pengantin yang batal nikah
Klarifikasi Pihak Perempuan calon pengantin yang batal nikah

AYOJAKARTA.COM--Beberapa hari ini sempat beredar video viral di TikTok, hingga trending di pencarian dengan judul Viral Batal Nikah Minta Mahar Sertifikat.

Bermula saat akun TikTok @kayeeesss_ mengunggah postingan video yang memperlihatkan momen persiapan pernikahan dengan calon laki-laki yang menjadi pilihannya.

Dalam video itu, nampak perempuan ini sudah mempersiapkan pernikahannya mulai dari belanja untuk hari H, mempersiapkan seragam bridesmaid, dan cetak undangan sudah selesai.

Baca Juga: Viral Guru Buang Kue Pemberian Murid, Cek Fakta Sebenarnya di Sini

Bahkan seminggu sebelum pernikahan, perempuan yang nampak di video ini telah melangsungkan bridal shower bersama para sahabatnya.

Akan tetapi ia mendapat kabar buruk tiga hari sebelum hari pernikahannya.

Dalam video itu, sang perempuan menyebut bahwa undangan dan foto prewedding yang disebar merupakan namanya tetapi begitu hari H pernikahan, pengantinnya bukan si wanita tersebut.

Dan disebutkan pula bahwa perempuan ini merasa sakit hati, hingga membakar undangan dan foto-fotonya bersama laki-laki calon pendampingnya itu.

Baca Juga: Viral Wanita Gagal Nikah H-3 hingga Bakar Undangan, Alasannya Mengejutkan!

Awalnya netizen merasa terenyuh dan iba kepada pihak perempuan karena menilai pihak laki-laki tidaklah bertanggung jawab kepada pihak perempuan.

Namun kini, pihak calon mempelai pria tersebut sudah memberikan klarifikasinya terkait pembatalan pernikahan itu.

Video balasan itu pun diunggah melalui akun TikTok Ryan Dono, yang diketahui adalah calon suami dari perempuan yang mengaku gagal nikah.

Dalam postingan itu, laki-laki tersebut memberikan klarifikasi, yang membatalkan pernikahan adalah dari pihak perempuan.

Baca Juga: Viral! Tanggapan Kontroversial Gitasav Tentang Piala Dunia 2022 Qatar Trending Berhari-hari

Pria ini juga mengungkapkan alasannya gagal menikah, yakni karena pihak perempuan meminta mahar sertifikat rumah.

Dan apabila tidak terpenuhi sertifikat rumah tersebut, maka pernikahannya akan dibatalkan.

“Aku lebih baik memilih orang tua, saksinya banyak ada Bu Lurah, Bu Dusun, Bu Dewan ada banyak, jangan salah paham ya netizen,” ujar Ryan Dono dalam unggahan itu.

Lalu Ryan pun memperlihatkan segala persiapan yang telah keluarganya siapkan untuk pernikahannya yang gagal tersebut.

Baca Juga: Waduh, Supir Google Maps dengan Alat Canggihnya Nyasar di Perumahan, Warganet Komentar Beragam Hal Kocak

Bahkan tampak persiapan pernikahan seperti tenda, dekorasi, dan semuanya sudah terpasang.

Ia juga mengatakan bahwa yang duduk di pelaminan dengannya, adalah saudara dari ibunya.

Hal itu dilakukan untuk menutup rasa malu keluarganya karena gagal menikah.

Bahkan Ryan Dono juga menyampaikan bahwa dirinya siap jika dipertemukan dengan pihak perempuan untuk klarifikasi agar semua jelas.

Sontak hal itu membuat netizen berbalik arah memberikan dukungan kepada pihak laki-laki.

Baca Juga: Viral Google Maps Gunakan Unta Berkamera di Gurun Pasir, Warganet Ngakak : Bakal Ada Waktu Tempuh dengan Unta

Bahkan pihak perempuan disebut-sebut Playing Victim karena unggahannya seakan merasa paling disakiti.

Banyak netizen yang kini menghujat calon pengantin perempuan yang gagal nikah tersebut.

Hingga ia membuat video klarifikasi balasan terkait batalnya nikah karena mahar sertifikat.

Dalam akun Instagram @lambe_danu_official, nampak tayangan video klarifikasi pihak perempuan itu, yang diketahui bernama Yessy.

Baca Juga: Undangan Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono Beredar di Media Sosial, Cek Faktanya!

"Ya namanya jodoh gak ada yang tahu, itu sertifikat itu kembali ke hak kalian masing-masing, Intinya kalo emang gak jodoh ya mau gimana," ujar Yessy.

"Mau persoalan sertifikat ataupun bukan, toh banyak juga yang ngalamin gagal nikah seperti aku, juga bukan karena sertifikat kan," terang Yessy.

"Jadi intinya bukan pas sertifikat itu yang jadi masalah, tapi Insya Allah aku sama dia bakal tetep baik-baik aja," tambahnya.

Sehingga video klarifikasi ini pun mendapat tanggapan dari netizen.

Bahkan tak sedikit warganet yang melontarkan hujatan kepada Yessy.

Baca Juga: Resmi Menikah, Seberapa Kaya Jess No Limit dan Sisca Kohl? Intip Kekayaannya yang Fantastis di Sini!

"Ini mbaknya valuenya apa sampai-sampai minta sertifikat rumah hahaa," balas @ariana_syakiraa.

"Kasih aja padahal rumah keong, berapa sih paling harganya, cowoknya pelit," canda @angelanareniazahwa.

"Klarifikasi biar gak dihujat, tapi tetep laaahh dihujat," tambah @miliamimikitchen.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# pihak perempuan
# mahar sertifikat rumah
# viral batal nikah
# klarifikasi
# netizen

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).