AYOJAKARTA.COM — Kasus viral guru honorer Supriyani berbuntut panjang.
Camat Baito, Sudarsono yang kerap membantu guru honorer Supriyani tiba-tiba dicopot jabatannya oleh Bupati Konawe Selatan, Surunuddin Dangga.
Jabatan Camat Baito itu kini digantikan oleh Kasatpol PP Konsel, Ivan Ardiansyah.
Dikutip dari Instagram @medsos_rame, Bupat Konawe Selatan itu menyebut baha camat Baito, Sudarsono dicopot karena dirinya tidak mendapatkan laporan perkembangan kasus Supriyani.
Kasus tersebut baru didengar usai viral di mana-mana.
Baca Juga: Apakah Guru Swasta Dapat Mendaftar PPPK Kemenag 2024? Ini Syarat dan Ketentuannya!
“Camat tidak penah menyampaikan atau menginformasikan. Sudah viral di mana-mana saya hanya mendengar dari informasi. Jadi kita tarik, kita tugaskan eseIon ll untuk menyeIesaikan,” katanya.
Selain itu, Surunuddin juga menyebut kalau dirinya mencopot Sudarsono karena kerap diteror dan dirinya tidak nyaman ketika mobilnya ditembak buntut melindungi Supriyani.
Menurut Bupati Konsel, penyelesaian kasus Supriyani dengan keluarga Aipda WH itu akan sulit tercapai apabila salah satu pihak ada yang tidak netral.
Di sisi lain, Sudarsono mengaku kalau dirinya tidak pernah ikut campur persoalan hukum guru honorer tersebut.
Baca Juga: Ada yang Spesial untuk Guru dan PNS! 8 Program Hasil Terbaik Cepat Era Pemerintahan Prabowo-Gibran
Statusnya sebagai Camat Baito itulah yang membuatnya turun tangan untuk membantu Supriyani sebagai warga tanpa mencampuri persoalan hukum dengan pemerintah kecamatan.
Kasus tersebut menambah banyak sorotan publik. Tak sedikit yang mengkrititiki sikap bupati tersebut.
“Muka duit sogokan ni bupati,” kata @yudhixxx.
“Bupatinya yang harus diganti woy,” kata @anzxxxx.
“Sekelas Aipda kuat amat wkwkwk gimana anak jenderal,” kata @ukixxx.***

Share this article
Camat Baito, Sudarsono yang kerap membantu guru honorer Supriyani tiba-tiba dicopot jabatannya oleh Bupati Konawe Selatan.