AYOJAKARTA.COM – Hari ini, 11 September 2024, sidang lanjutan peninjauan kembali (PK) yang diajukan oleh enam terpidana kasus pembunuhan Vina dan Eky kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Cirebon.
Enam tersangka kasus Vina Cirebon yang mengajukan PK yaitu Eka Sandi, Hadi Saputra, Jaya, Supriyanto, Rivaldi Aditya Wardana dan Eko Ramdani juga turut dihadirkan di dalam ruang sidang tersebut.
Sidang yang digelar hari ini beragendakan penyerahan bukti baru atau novum serta mendengarkan keterangan dari para saksi.
Salah satu terpidana kasus Vina Cirebon yakni Hadi Saputra menjadi perhatian masyarakat yang ikut menyaksikan sidang PK tersebut.
Hal tersebut dikarenakan Hadi Saputra menangis saat menceritakan penyiksaan yang ia alami ketika diperiksa polisi dalam kasus Vina dan Eky Cirebon pada tahun 2016 silam.
Hadi Saputra diketahui merupakan saksi mahkota di sidang PK yang diajukan 6 tersangka kasus pembunuhan Vina dan Eky.
Baca Juga: UII Juaranya! 20 Jurusan S-1 Hukum Terbaik versi Indonesian Law Institusional Subject Ranking 2025
Hadi menjelaskan sambil menangis bahwa ia dan terpidana lainnya mengalami pemukulan yang dilakukan oleh polisi.
“Sesudah itu enggak lama lagi polisi pada masuk pak. Habis itu kita semua langsung pak di situ kita langsung dipukulin” ucap Hadi sambil menangis, dikutip Ayojakarta.com dari Youtube KOMPASTV, pada Rabu, 11 September 2024.
Kuasa hukum enam terpidana, Jutek Bongso menanyakan kepada Hadi bagaimana cara dipikulnya.
“Dipukulnya bagaimana caranya?” ucap Jutek Bongso.
“Diinjak-injak dipukulin” Jawab Hadi.
Hadi juga menyampaikan pada saat dirinya ditangkap, ia memikirkan rencana pernikahannya yang hanya tinggal dua minggu lagi pada saat itu.
“Saya terus saya pikiran saya ini bagaimana pernikahan saya” ucapnya sambil menangis.
Kemudian, terpidana kasus Vina tersebut mengaku mendengar ada yang datang dan mengatakan “kalian tahu enggak siapa yang kalian bunuh”.
“Ya di situ saya habis Pak dipukulin Pak terus enggak lama lagi datang lagi ada saya mendengar ada yang datang ada yang ngomong seingat ‘saya kalian tahu enggak siapa yang kalian bunuh’ lah siapa Pak, tahu juga enggak kejadian, kata saya, ‘ini bapaknya’, cuman saya enggak ngelihat” ujarnya.
Saksi mahkota kasus Vina dan Eky tersebut menyampaikan setelah ia dipukuli lagi, kemudian dirinya dibawa keluar oleh anggota polisi.
“Saya dipukulin terus di situ Pak terus-terusan, masuk lagi ‘mana yang namanya Hadi’ saya Pak, saya dibawa keluar Pak sama anggota lagi pak” katanya.
“Dibawa keluar pindahin ruangan lagi Pak, terus masuk ke ruangan itu ruangan kosong Pak, saya langsung disuruh jongkok duduk saya di situ dipukulin lagi pak sampai saya muntah darah dari mulut dari hidung saya keluar Pak, habis itu saya ditinggal gitu aja pak di situ” kata Hadi sambil menangis.
Setelah ditinggal oleh anggota polisi tersebut selama 2-3 menit, Hadi mengaku setelah itu dirinya disatukan kembali oleh terpidana kasus Vina yang lain.
“Kurang lebih antara 2 menit 3 menitan Pak Nah terus datang lagi baru kita disatuin lagi pak di satu lagi” ujarnya.

Share this article
Salah satu terpidana kasus Vina Cirebon yakni Hadi Saputra menjadi perhatian masyarakat yang ikut menyaksikan sidang PK tersebut.