AYOJAKARTA.COM— Jagat media sosial diramaikan oleh beredarnya potret Tugu Titik Nol Ibu Kota Nusantara (IKN) yang menampilkan tulisan "Lorem Ipsum Dolor Amet" pada bagian plakatnya.
Kejadian ini memicu berbagai reaksi publik dan kritik terhadap kelalaian dalam proses perencanaan maupun pelaksanaan pemasangan elemen visual di lokasi ikonik tersebut.
Foto Tugu Titik Nol IKN berwarna cokelat bertuliskan "Center Point" dan "Lorem Ipsum Dolor Amet" pertama kali mencuat di platform media sosial X (sebelumnya Twitter).
Baca Juga: Heboh Bocoran Draf RUU ASN! DPR Wacanakan Presiden Bisa Angkat dan Berhentikan Pejabat Eselon II ke Atas
Sejak diunggah, foto tersebut langsung viral, memperoleh lebih dari 35.000 tanda suka dan ditonton lebih dari 1,5 juta kali hingga Jumat (18/4/2025).
Tulisan tersebut menjadi sorotan lantaran frasa "Lorem Ipsum Dolor Amet" diketahui bukan merupakan pesan bermakna, melainkan sekadar dummy text atau teks contoh yang biasa digunakan dalam industri desain grafis dan penerbitan.
Sejumlah warganet menyayangkan keteledoran pihak terkait yang memasang elemen tersebut tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu terhadap isi kontennya.
Untuk diketahui, "Lorem Ipsum" merupakan teks simulasi yang umum digunakan dalam proses perancangan tata letak dokumen, situs web, majalah, atau media cetak lainnya.
Penggunaan teks ini bertujuan agar desainer dan klien dapat memvisualisasikan desain akhir tanpa terganggu oleh konten aktual yang belum tersedia.
Istilah ini telah digunakan dalam dunia percetakan sejak abad ke-16 dan menjadi populer kembali sejak era penataan huruf digital di tahun 1960-an.
Baca Juga: Kabar Gembira! Bansos PKH dan BPNT Tahap II Cair Bulan Mei 2025, Kemensos Resmi Umumkan Penggunaan Data DTSEN
Menanggapi kontroversi ini, Pelaksana Tugas Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Danis H. Sumadilaga, menyatakan bahwa pihaknya telah menutup sementara tugu tersebut dengan terpal berwarna biru.
Ia juga menjelaskan bahwa tulisan “Lorem Ipsum” tidak memiliki makna khusus dan merupakan bagian dari bahan stiker yang belum diganti dengan narasi final.
“Saat ini kami masih dalam proses penyesuaian dan sedang mempersiapkan tulisan pengganti yang sesuai,” jelas Danis.
OIKN memastikan akan segera memperbaiki kesalahan tersebut dan menekankan pentingnya ketelitian dalam setiap elemen pembangunan IKN, termasuk hal-hal yang bersifat simbolik seperti Tugu Titik Nol.***

Share this article
Viratl potret Tugu Titik Nol Ibu Kota Nusantara (IKN) yang menampilkan tulisan Lorem Ipsum Dolor Amet, ini artinya