AYOJAKARTA.COM - Salah satu anggota DPR RI dari Komisi III, Hinca Panjaitan kini bersuara soal kasus Jessica Wongso yang kembali viral di berbagai platform media sosial.
Kasus Jessica Wongso diketahui sudah berlalu sejak tahun 2016, namun baru-baru ini menjadi sorotan banyak orang.
Melalui tayangan YouTube Pablo Benua, Hinca Panjaitan berbincang dengan Pablo Benua membahas seputar kasus kopi sianida.
Hinca Panjaitan disebut menyinggung kasus kopi sianida dalam rapat Komisi III DPR RI untuk menyeleksi hakim Agung.
"Abang sempat bercerita begitu keras tentang kasusnya Jessica Wongso, apa yang mendasari abang itu sampai membawa ke rapat se-mulia itu di DPR?," tanya Pablo Benua.
"Pertama, waktu saya diundang oleh Bang Otto dan kawan-kawan juga Rey di sebuah doa bersama tentang kasus Jessica saya hadir, saya memang betul-betul terharu dan terpukul dengan rasa keadilan itu. Saya harus ikut bersuara tentang keadilan ini dan ruang di DPR itu adalah ruang rakyat, rumah rakyat, dan di komisi III adalah komisi yang membidangi hukum, dan itu penting sekali. Nah, dari semua sistem persidangan kita, hakim adalah muara paling akhir, terutama hakim Agung," jawab Hinca Panjaitan.
Menurut Hinca, kasus Jessica Wongso dibahas dalam rapat Komisi III DPR RI adalah momentum yang bagus untuk mengingatkan calon hakim Agung jika mendapat perkara seperti ini untuk mendengarkan suara netizen, suara rakyat.
"Ternyata masih banyak tercecer soal-soal keadilan itu, belum terbuka semuanya. Jadi, saya ingatkan jika terpilih menjadi hakim Agung apa pandanganmu, apa pendapatmu tentang media sosial, netizen, yang membawa no viral, no justice," ungkapnya.
Lebih lanjut, Hinca Panjaitan juga mengungkit fungsi suara netizen dalam kasus Jessica Wongso saat menyinggung adanya sel tikus.
"Nah, inilah gunanya netizen bersuara, dengan dia bersuara tentu kami akan menanyakan kepada Kapolri. Kenapa netizen berpandangan seperti itu? Ada (sel tikus) atau tidak?," ujar Hinca Panjaitan.
Baca Juga: 4 Bulan Jessica Wongso di Sel Tikus, Anggota DPR RI Hinca Panjaitan Sebut Itu Pelanggaran HAM
"Kalau ini betul-betul ada (sel tikus), kita akan minta, kita akan cek, supaya tidak ada dusta. Kalau memang ada, katakan ada, kalau itu ada, nyatakan menjadi tidak boleh ada lagi. Kalau tidak ada, klarifikasi tidak ada lagi. Supaya semua orang tahu, cara-cara penegakan hukum kita nggak gitu lagi," tambahnya.
Kasus dengan julukan kopi sianida ini kembali akan dibongkar oleh tim aliansi advokat pembela Jessica Wongso yang tercatat terdiri dari ribuan orang.
Perkembangan terkini, tim aliansi advokat pembela Jessica Wongso sudah melaporkan dua orang yang diduga melakukan kejahatan pada kasus kopi sianida.

Share this article
Salah satu anggota DPR RI dari Komisi III, Hinca Panjaitan kini bersuara soal kasus Jessica Wongso yang kembali viral di media sosial.