AYOJAKARTA.COM -- Konflik kembali antara Riang Prasetya, Ketua RT 011/RW 03, dengan seorang individu di depan deretan ruko Blok Z8 Utara, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara terkait permasalahan pengambilan lahan saluran air.
Keributan pecah ketika Riang sedang berdiskusi dengan salah satu tokoh masyarakat mengenai pelanggaran yang dilakukan oleh ruko-ruko tersebut, termasuk mencaplok saluran air dan badan jalan.
Keduanya saling melemparkan kata-kata kasar yang membuat suasana semakin tegang dan serius.
Beberapa orang yang berada di sekitar berusaha memisahkan mereka untuk menghindari eskalasi yang lebih buruk.
Dalam siituasi penuh dengan emosi tersebut sulit untuk diredakan karena Riang dan individu tersebut sama-sama emosi yang memuncak.
Seorang individu berkaos biru dengan tegas menunjuk Riang sambil mengatakan, "Hentikan sikap aroganmu! Sebagai Ketua RT, jangan berlagak seolah-olah jagoan!.
“Ngomong yang sopan lu! Lu jadi RT jangan sok jagoan lu!” Ungkap seseorang sambil menunjuk Ketua RT Riang dikutip AyoJakarta.com dari Instagram Jakartaverse (31/5/2023).
Baca Juga: Makin PANAS! Disebut Cari Sensasi Buntut Pembongkaran Ruko, Riang Prasetya: Ada yang Setting Itu!
Riang membalas dengan ucapan, "Kamu diam saja! Diam!"
Meskipun tidak ada kontak fisik yang terjadi, tetapi mereka saling tunjuk menunjuk satu sama lain dengan penuh kebencian.
Riang menjelaskan bahwa keributan ini terjadi setelah ia dan salah satu tokoh masyarakat membahas pelanggaran yang dilakukan oleh deretan ruko di Blok Z4 Utara dan Blok Z8 Selatan.
"Ada satu atau dua orang yang datang kepada saya, walaupun saya tidak tahu persis siapa mereka. Namun, saya mengenal wajah mereka dan mereka adalah warga, meskipun bukan dari lingkungan saya. Mereka berusaha melawan saya dengan kata-kata kasar. Itulah yang membuat saya merasa tidak terima," kata Riang.
Riang telah menjadi sosok yang konsisten memprotes pelanggaran yang dilakukan oleh deretan ruko tersebut sejak 2019. Namun, baru-baru ini Pemerintah Kota Jakarta Utara mulai mengambil tindakan setelah kasus ini mendapat sorotan dari masyarakat.
Pada pekan lalu, tepatnya Rabu (24/5/2023), Pemerintah Kota Jakarta Utara telah melakukan eksekusi terhadap deretan ruko di RT 011/RW 03, Jalan Niaga, Blok Z4 Utara, Pluit.
Namun, ketegangan antara Riang, pemilik ruko, dan karyawan masih terus berlanjut meskipun eksekusi telah dilakukan.
Sebelumnya, kantor Riang juga pernah digeruduk oleh para karyawan ruko yang tidak puas dengan tindakan yang diambil.
Konflik yang terus berkepanjangan ini menunjukkan bahwa masih ada ketidakpuasan dan masalah yang belum terselesaikan antara Riang dan pihak-pihak terkait.***(Muhammad Lazuardi Iman)

Share this article
Beberapa orang yang berada di sekitar berusaha memisahkan mereka untuk menghindari eskalasi yang lebih buruk.