AYOJAKARTA.COM -– Rupanya masih banyak yang penasaran mengapa perayaan paskah selalu identik dengan telur.
Seperti yang dilihat telur seperti sudah menjadi simbol dalam memperingati perayaan paskah.
Lantas apakah sebenarnya hubungan telur dengan paskah?
Ternyata ada sejarah tersendiri mengapa telur kemudian identik menjadi simbol saat Paskah.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Tiktok @ansellbndy pada (4/4/21), diinformasikan mengenai sejarah telur dalam perayaan Paskah tersebut.
Dijelaskan, jika dahulu sekitar abad ke-13 telur merupakan simbol perayaan musim semi.
Sehingga sudah menjadi tradisi jika orang-orang Persia jaman dahulu selalu menghadiahkan telur saat perayaan musim semi.
Kemudian pada abad pertama kekristenan, perayaan paskah selalu jatuh bertepatan dengan awal perayaan musim semi.
Di mana musim semi sendiri selalu dirayakan dengan sangat meriah karena musim semi adalah momen masyarakat meninggalkan musim dingin.
Baca Juga: Dianggap Lebih Penting Dari Perayaan Natal, Ini Sejarah Lahirnya Istilah Paskah!
Oleh karenanya, sejak saat itu memberikan telur pada saat perayaan paskah lantas diterima oleh pihak gereja.
Namun selain itu telur juga dianggap sebagai lambang kehidupan baru sehingga diharapkan masyarakat juga bisa mendapatkan kehidupan yang baru .
Namun ada juga sumber lain yang menginformasikan sedikit berbeda soal kaitan antara telur dengan perayaan Paskah.
Lalu kenapa telur saat perayaan Paskah selalu diwarnai?
Mengenai hal tersebut diceritakan jika konon orang beragama katolik di Jerman memiliki tradisi menyembunyikan telur di kebun ataupun di sekitar rumah.
Saat itu telur yang digunakan biasanya memiliki dua jenis warna yaitu coklat dan juga warna putih.
Namun suatu hari saat telur-telur tersebut sedang disembunyikan dalam rangka menjalankan tradisi justru turun salju.
Baca Juga: Jadwal Lengkap dan Ketentuan Misa Paskah 2023 di Gereja Katedral Jakarta, Simak Informasinya di Sini
Sehingga akhirnya membuat telur-telur yang sudah disembunyikan tersebut menjadi susah untuk ditemukan.
Karena sayang kalau telur tersebut menjadi busuk, lalu munculah ide untuk mewarnai telur yang disembunyikan tadi.
Hal itu bertujuan agar telur-telur yang sudah disembunyikan tadi bisa ditemukan meski sedang turun salju.
Selain itu mewarnai telur-telur tadi juga bisa menambah kreativitas terutama pada anak-anak.
Sejak saat itulah perayaan Paskah selalu identik dengan telur yang sudah diwarna-warni.***(Dyah Arum Ratri)

Share this article
Seperti yang dilihat telur seperti sudah menjadi simbol dalam memperingati perayaan paskah. Apakah sebenarnya hubungan telur dengan paskah?