Ternyata Hani Buat Kesaksian Palsu di Persidangan? Berdasarkan Rekaman CCTV yang Direkayasa

Baru-baru ini Rismon Sianipar mengungkapkan bahwa kesaksian yang diberikan oleh Hani Juwita Boon tidak sesuai dengan fakta.
Baru-baru ini Rismon Sianipar mengungkapkan bahwa kesaksian yang diberikan oleh Hani Juwita Boon tidak sesuai dengan fakta.

AYOJAKARTA.COM – Kasus kopi sianida yang menyababkan Wayan Mirna Salihin meninggal, telah terjadi sejak tahun 2016 silam.

Namun, setelah adanya film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso yang tayang di Netflix, kasus ini kembali mencuat.

Dalam film dokumenter tersebut melibatkan beberapa orang yang ikut menjadi saksi dalam persidangan Jessica Wongso.

Sehingga dengan adanya film dokumenter itu, memberikan sebuah bukti bahwa banyak kejanggalan yang belum terungkap dalam kasus ini.

Beberapa ahli dan saksi yang ikut terlibat dalam persidangan kasus tersebut, memberikan banyak fakta baru yang menunjukkan bahwa Jessica Wongso tidak bersalah.

Salah satunya adalah Ahli Digital Forensik di persidangan yaitu Rismon Sianipar yang memberikan fakta-fakta terbaru dalam kasus ini.

Baca Juga: Rismon Sianipar Sebut Aktivitas Jessica Wongso di Rekaman CCTV Ada yang Dihilangkan, Dugaan Rekayasa Semakin Kuat

Setelah menyebutkan bahwa CCTV yang dijadikan bukti dalam persidangan telah direkayasa oleh Muhammad Nuh Al-Azhar dan Christopher Hariman Rianto.

Baru-baru ini Rismon Sianipar mengungkapkan bahwa kesaksian yang diberikan oleh Hani Juwita Boon tidak sesuai dengan fakta, melainkan berdasarkan rekaman CCTV tersebut.

“Apa yang dikatakan Hani tentang sedotan yang sudah di atas gelas ketika Mirna Salihin minum. Ternyata pengakuan itu setelah dia melihat CCTV, bukan karena ingatan dia murni,” kata Rismon, dikutip dari Youtube Balige Academy, Selasa, 30 Januari 2024.

Baca Juga: 5 Suku Penghasil Cowok Paling Ganteng di Indonesia, Bisa Jadi Incaran para Ladies Nih!

Rismon pun sangat menyayangkan kesaksian Hani tersebut, karena menurutnya kesaksian yang diberikan oleh Hani merupakan poin untuk Jessica Wongso.

Bahkan dengan tegas Rismon Sianipar menyebut Hani merupakan saksi dusta di persidangan kasus Jessica.

Lebih lanjut, Ahli Digital Forensik ini menjelaskan bahwa dirinya mengetahui kesaksian Hani berdasarkan hasil Putusan Pidana No. 777/Pid.B/2016/PN.JKT.PST yang dilampirkan pada halaman 29.

“Bahwa setelah saksi melihat tayangan rekaman CCTV tersebut saksi ingat dan dapat menjelaskan bahwa pada saat itu saksi duduk di sofa meja 54 kafe Olivier. Saat itu saksi melihat ada minuman VIETNAMESE ICE COFFEE di atas meja,” isi dari hasil putusan tersebut.

Diketahui, Hani merupakan sahabat dari Mirna Salihin dan Jessica Wongso yang ada di lokasi kejadian saat Mirna minum kopi.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# rekaman CCTV
# Jessica Wongso
# rismon sianipar

News Update

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.