AYOJAKARTA.COM -- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengunjungi rumah keluarga Vina di Cirebon, Jawa Barat.
Vina sendiri merupakan korban pembunuhan yang dilakukan sekelompok pemuda di Cirebon pada tahun 2016 silam.
Anis Hidayah, selaku Komisoner Komnas HAM menjelaskan bahwa kedatangannya ke rumah keluarga Vina adalah untuk menindaklanjuti kasus yang belakangan ini viral.
"Komnas HAM menindaklanjuti dan meminta sejumlah keterangan dari keluarga Vina," kata Anis dikutip dari YouTube tvOneNews pada, Sabtu 1 Juni 2024.
Komnas HAM harus menangani dua aduan sekaligus terkait kasus pembunuhan Vina Cirebon.
Aduan yang dimaksud adalah penyiksaan yang lakukan dalam pembunuhan dan upaya pemulihan trauma yang dialami oleh keluarga korban.
Komnas HAM sendiri sudah meminta keterangan kepada 20 orang saksi dan mengumpulkan keterangan dari Polda Jabar.
Baca Juga: 10 Kota dengan Biaya Hidup Termurah di Indonesia, Cocok Jadi Pertimbangan Tempat Tinggal
Proses tersebut dilakukan Komnas HAM sebagai bentuk tindaklanjut atas kasus pembunuhan Vina Cirebon.
"Kami menindaklanjuti untuk meminta sejumlah keterangan,” ucap Anis.
Tak hanya itu, Komnas HAM juga meminta keterangan dari 8 terpidana daar bertemu dengan Polda Jabar.
"Kami sudah bertemu dengan Polda Jabar dan meminta keterangan dari delapan terpidana, untuk melengkapi informasi yang dibutuhkan Komnas HAM,” ujar Anis.
Baca Juga: Karakter Asli Orang Penyuka Sisi Kanan dan Kiri Tempat Tidur
Komnas HAM mengaku masih mendalami beberaoa informasi lainnya yang dapat membantu Komnas HAM.
Meski demikian, Komnas HAM akan menyampaikan hasilnya ke publik apabila penyelidikan sudah selesai.
"Komnas HAM masih mendalami beberapa informasi yang lain," kata Anis.
"Nanti akan kami sampaikan ketika hasil penyelidikan sudah selesai. Mudah-mudahan dalam waktu cepat,” tambahnya.

Share this article
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengunjungi rumah keluarga Vina di Cirebon, Jawa Barat, menyoal kasus pembunuhan.