AYOJAKARTA.COM - Bupati Purwakarta ke-8 Dedi Mulyadi belakangan ini memang tak luput dari sorotan publik yang antusias terhadap perkembangan kasus Vina Cirebon.
Pasalnya, Dedi Mulyadi termasuk salah seorang politikus yang terus mengawal kasus Vina sejak pertama kali viral.
Hal ini dibuktikan dari sejumlah konten YouTube Dedi Mulyadi yang sering melakukan wawancara khusus dengan pihak terkait dalam kasus Vina.
Misalnya seperti keluarga Vina, keluarga para saksi, hingga keluarga terpidana pun Dedi Mulyadi datangi untuk mengorek fakta.
Tentu saja hal tersebut dilakukan Dedi Mulyadi lantaran ingin kasus Vina yang cukup menghebohkan publik ini segera terungkap.
Ia tidak ingin kasus Vina terus berlarut-larut dan semakin menumbuhkan opini liar yang tidak diketahui secara jelas kebenarannya.
Terkini, Dedi Mulyadi tampak mengungkapkan sesuatu hal terkait kasus Vina yang cukup mengejutkan.
Baca Juga: Ketua KPU Dipecat Akibat Skandal Memalukan, Hasyim Asy'ari: Alhamdulillah, Terima Kasih DKPP
Ternyata pria yang akrab disapa Kang Dedi itu belum yakin jika terdapat tindak pidana pembunuhan dalam kasus Vina.
Hal tersebut ia ungkapkan saat mewawancarai Pegi Setiawan Cianjur beserta ayahnya, Pak Cecep yang kerap disebut sebagai salah satu terduga pelaku kasus Vina oleh publik.
Alih-alih menenangkan Pegi Setiawan Cianjur dan Pak Cecep, Dedi Mulyadi mengatakan bahwa dirinya percaya kepada dua lelaki yang diwawancarainya itu.
Dedi Mulyadi tampak enggan menuruti dugaan negatif publik sembari menegaskan jika dirinya tak memiliki kepentingan apapun dalam kasus Vina.
Baca Juga: Bondol Suharsono Ungkap Keberadaan hingga Nama Lain Pegi Setiawan Selama di Bandung
"Kalau saya mah nggak ada problem pak, saya mah sudah percaya sama bapak dan lagipula saya juga tidak berkepentingan," ungkap Dedi Mulyadi, dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel pada Rabu, 3 Juli 2024.
"Saya jujur aja sampai sekarang (malah) belum yakin bahwa (kasus Vina) itu pembunuhan. Bukan tidak percaya, cuman belum yakin," jelasnya kemudian.
Sebelumnya Dedi Mulyadi juga sempat melakukan aksi atau gebrakan baru dalam kasus Vina.
Ia melakukan pendampingan terhadap keluarga terpidana kasus Vina yang ingin menguji kebenaran dengan melaporkan soal Ketua RT Pasren ke Mabes Polri.
Keluarga terpidana menduga bahwa Ketua RT Pasren telah membuat kesaksian palsu sehingga menyebabkan anggota keluarganya menjadi narapidana kasus Vina.
Keterangan Ketua RT Pasren yang tertuang dalam putusan tahun 2016 dinilai bertentangan dengan fakta yang terjadi.
Keluarga terpidana juga yakin jika keluarga mereka yang saat ini mendekam di penjara sejatinya tidak terlibat dalam kasus pembunuhan Vina.
Sebab berdasarkan keterangan saksi, keluarga mereka tengah menginap di rumah Ketua RT Pasren bersama dengan anaknya Kahfi pada saat malam kejadian kasus Vina.
Namun Ketua RT Pasren dan Kahfi sama sekali tidak memberi keterangan atau pengakuan yang sama, seolah ingin menyelamatkan diri mereka sendiri.
Baca Juga: Kamu Tipe Teman yang Seperti Apa? Ketahui Jawabannya di Sini
Hal inilah yang kemudian diduga menjadi salah satu alasan Dedi Mulyadi merasa belum yakin jika ada pembunuhan dalam kasus Vina.
Mengingat kasus Vina juga masih memiliki banyak kejanggalan-kejanggalan yang belum terungkap, sehingga masih menjadi tanda tanya besar di khalayak publik.

Share this article
Ternyata pria yang akrab disapa Kang Dedi itu belum yakin jika terdapat tindak pidana pembunuhan dalam kasus Vina.