AYOJAKAKARTA.COM -- Nama Fitri Salhuteru belakangan menjadi sorotan publik setelah dituding sebagai dalang yang mencuci otak Laura Meizani Mawardi, atau yang akrab dipanggil Laura, sehingga bersikap membangkang terhadap ibunya, Nikita Mirzani.
Isu ini terus berkembang hingga membuat Fitri angkat bicara untuk menanggapi rumor yang menyebutnya sebagai pengadu domba di tengah konflik ibu dan anak tersebut.
Menanggapi tudingan tersebut, Fitri dengan tegas membantah bahwa dirinya berperan dalam mencuci otak Laura untuk membenci Nikita. Dalam upaya membuktikan bahwa ia tidak bersalah, Fitri bahkan membongkar sebagian isi percakapannya dengan Laura. Ia menyatakan bahwa isi percakapan itu hanya ia bagikan kepada sahabat-sahabat dekatnya, bukan untuk konsumsi publik.
"Saya tidak perlu pengakuan dari netizen," kata Fitri,dikutip Ayojakarta dari kanal Cumi-Cumi,Selasa 8 Oktober 2024.
Seraya menekankan bahwa ia ingin menyelesaikan masalah ini secara pribadi dan tidak memperburuk hubungan antara ibu dan anak tersebut.
Selain tudingan mencuci otak Laura, Fitri juga dituduh bekerja sama dengan selebgram Marissya Icha, yang juga terseret dalam konflik ini. Fitri diketahui sering mengunggah momen kebersamaannya dengan Marissya, yang kemudian memicu spekulasi publik bahwa mereka bersama-sama mencampuri urusan keluarga Nikita dan Laura.
Namun, Fitri menjelaskan bahwa kedekatannya dengan Marissya hanya karena kebetulan sering bersama dalam beberapa kesempatan, termasuk saat perjalanan mereka ke New York.
Meskipun hubungan Fitri dengan Nikita kini telah retak, ia tetap menganggap Laura seperti anaknya sendiri. Fitri menjelaskan bahwa kedekatannya dengan Laura sudah berlangsung lama dan ia tidak memiliki niat untuk memperkeruh hubungan antara ibu dan anak tersebut.
“Loli (panggilan Laura) sudah saya anggap seperti anak saya sendiri. Saya tidak membela Loli, saya tidak membela Nikita,” ungkap Fitri, menegaskan bahwa ia tidak ingin terlibat lebih jauh dalam perseteruan ini.
Fitri juga mengungkapkan bahwa ia selalu berharap hubungan antara Laura dan Nikita bisa kembali membaik. Meskipun ia tidak ingin ikut campur dalam urusan tersebut, Fitri berdoa agar keduanya dapat menemukan solusi yang damai.
“Saya rasa ini adalah masalah antara ibu dan anak.” ujar Fitri.
Saat ditanya lebih jauh tentang peranannya dalam konflik ini, Fitri menegaskan bahwa ia tidak ingin ikut campur dalam masalah yang sudah masuk ke ranah hukum.
Ia percaya bahwa aparat penegak hukum akan bertindak adil dalam menangani kasus ini. Fitri juga mengingatkan bahwa penting untuk menjaga kesehatan mental semua pihak yang terlibat, terutama bagi masa depan Laura sebagai anak bangsa.
Meski terus difitnah, Fitri menyatakan bahwa ia tidak terlalu ambil pusing dengan segala tuduhan yang dilontarkan kepadanya. Fitri dengan tegas menyampaikan bahwa ia tidak akan merespons orang-orang yang terus berusaha memojokkannya.
“Saya tidak merasa terganggu dengan fitnah yang ada. Saya juga tidak akan merespons atau meladeni orang-orang yang hanya ingin mengganggu ketentraman hidup saya,” ujar Fitri.

Share this article
Fitri Salhuteru belakangan menjadi sorotan publik setelah dituding sebagai dalang yang mencuci otak Laura Meizani Mawardi.