AYOJAKARTA.COM – Gestur ekspresi maksimal dengan impresi wajah minimal yang diperagakan Rayan Arkan Dika saat ajang Pacu Jalur membuahkan demam Aura Farming.
Sebagai salah satu Tukang Tari pada ajang Pacu Jalur sekaligus penular tarian Aura Farming, Rayan Arkan Dika mengaku belajar menari secara mandiri.
Menjadi bagian penting pada ajang Pacu Jalur perahu Sampan, gerakan Aura Farming yang diperagakan Rayan Arkan Dika dan tengah mendunia bukan tanpa makna.
Baca Juga: Kontroversi Wakil Presiden Gibran, Peneliti Sulfikar Amir Soal Kebijakan AI: Membuat Bertambah Bodoh
Meski dari perspektif penonton gerakan yang diperagakan Tukang Tari terkesan bebas, anggapan tersebut tidak sepenuhnya akurat.
Setiap gerakan tubuh serta tangan Aura Farming yang diperagakan oleh Tukang Tari saat sedang beraksi, diketahui menyimpan isyarat bagi para Tukang Dayung untuk bertindak.
Untuk menambah khasanah cara Tukang Tari dan Tukang Dayung berkomunikasi selama ajang Pacu Jalur, berikut adalah makna tersembunyi dari setiap gerakan Aura Farming.
Posisi duduk atau berjongkok di Ujung Sampan, gerakan ini merupakan isyarat bahwa ujung perahu Sampan dalam keadaan sejajar dengan kelompok peserta lain.
Saat mengawali ajang Pacu Jalur perahu Sampan, posisi duduk juga sering dianggap sebagai momen untuk melibatkan Tuhan agar meraih keselamatan dan kemenangan.
Baca Juga: Kecewa Status KPM Bansos PKH dan BPNT Terhapus Pasca Penggunaan DTSEN? Terungkap Ini Penyebabnya
Setelah penanda yang disepakati setiap kelompok peserta dimulai, Tukang Dayung akan mulai mengayuh sementara Tukang Tari melakukan penyesuaian.
Saat kecepatan perahu Sampan mulai membelah permukaan air, Tukang Tari akan mulai berdiri dan memberikan sejumlah isyarat melalui gerakan Tari.
Posisi tangan seperti Menepuk berulang ke arah kiri, mensyaratkan agar Tukang Dayung pada bagian Sisi Kiri mulai mengimbangi atau mempercepat kayuhan dayung.
Selain ke bagian kiri, gerakan tangan seperti menepuk berulang juga berlaku jika Tukang Tari merasa perlu mengajak Tukang Dayung menambah performa di bagian Kanan.
Saat kondisi Tukang Dayung di kedua sisi perahu Sampan mencapai keseimbangan, Tukang Tari akan mulai Menggulung Tangan atau berarti terus menambah kecepatan.
Baca Juga: Angka Kematian Haji 2025 Turun, Layanan Kesehatan Haji Indonesia 1446 H Resmi Berhenti Beroperasi
Pesan melalui gerakan tersebut akan terus dilakukan sampai perahu Sampan berada pada urutan terdepan, atau diisyaratkan Tukang Tari dengan kedua tangan membentang.
Setelah berhasil mencapai garis akhir yang sudah ditentukan, Tukang Tari akan mulai melakukan gerakan selebrasi dengan cara bebas.
Umumnya para Tukang Dayung akan mulai berhenti mengayuh jika Tukang Tari sudah memperlihatkan gerakan selebrasi.
Pada Aura Farming yang kini mendunia, gerakan selebrasi kelompok Dika diperlihatkan dengan gestur ala Pahlawan Bertopeng dan Menembak ke arah depan. ***

Share this article
Impresi wajah minimal yang diperagakan Rayan Arkan Dika saat ajang Pacu Jalur membuahkan demam Aura Farming.