AYOJAKARTA.COM – Arya Saputra, pelajar SMK Bina Warga 1 yang tewas akibat diserang pelajar lain menjadi pembicaraan di jagat maya.
Pasalnya dari makam almarhum Arya Saputra disebut tercium aroma wangi yang membuat warganet semakin terpukau.
Kabar tersebut tersebar usai warganet mengunggah gambar kondisi makam Arya Saputra serta tanggapan dari tetangga sekitar.
Baca Juga: Sebatang Kara! Rafael Alun Trisambodo Belum Jenguk Mario Dandy, Sibuk Urus Harta Kekayaan dengan KPK
“Tetangganya bilang, subuh-subuh makamnya wangi, Masyaallah,” tulis salah satu warganet yang langsung ditanggapi warganet lain.
Sebelumnya, diketahui almarhum Arya Saputra serta teman-temannya terekam kamera mobil warga sedang berusaha menyeberang jalan.
Sambil memperhatikan jalan yang akan diseberanginya, almarhum Arya dan rekan-rekannya berdiri di pembatas badan jalan.
Saat tengah menunggu tersebut, dari arah berlawan tampak sejumlah pelajar lain mendekat dengan menumpang sepeda motor.
Tanpa rasa takut, dengan cepat pelaku kemudian menyabet korban dan langsung melarikan diri dengan sepeda motornya.
Aksi brutal oleh pelajar itu sendiri terjadi di dekat simpang Pomad, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Jumat 10 Maret 2023.
Akibat dari peristiwa tersebut, korban Arya Saputra yang masih berusia 15 tahun mengalami lukas serius hingga kemudian meninggal dunia.
Tiga hari berselang, aparat dari kepolisian Bogor Kota berhasil mengamankan 3 tersangka yang bersembunyi di luar daerah.
Ironisnya, 1 dari 3 pelaku yang berhasil ditangkap oleh polisi tersebut rupanya masih di bawah umur atau masih anak-anak.
Sedangkan 1 orang tersangka lainnya memiliki peran untuk membuang barang bukti berupa senjata tajam serta menyembunyikan pelaku.
Selain menangkap 3 pelaku, polisi juga terus melakukan perburuan 1 tersangka lainnya yang masih melarikan diri.
Dari hasil penangkapan tersebut, tim penyidik berhasil mengungkap alasan di balik peristiwa yang menewaskan Arya dengan tubuh bersimbah darah.
Ternyata, semua dimulai dari tantangan yang disebarkan di jejaring sosial instagram pada hari Senin sebelumnya.
Para pelaku sengaja menebar teror sebagai bentuk pernyataan sikap atas adanya tantangan yang berasal dari instagram.
“Pelaku terprovokasi, berupaya untuk membalas dengan melakukan tindak pidana tersebut ke sasaran acak,” jelas Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, Kapolres Bogor Kota, seperti dikutip Ayojakarta pada Rabu, 15 Maret 2023 dari kanal Youtube tvOneNews.
Akibat dari balasan yang dilakukan secara acak tersebut, Arya Saputra kemudian menjadi korban.
Selain meringkus para tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa sepeda motor, senjata pedang serta telepon seluler.
Sehubungan dengan masih belum tertangkapnya pelaku utama, polisi meminta agar tersangka berinisial ASR untuk segera menyerahkan diri.***

Share this article
Kabar tersebut tersebar usai warganet mengunggah gambar kondisi makam Arya Saputra serta tanggapan dari tetangga sekitar.