AYOJAKARTA.COM – Sejak awal Januari 2025, pemerintah terus melakukan penyaluran sejumlah bansos kepada keluarga penerima manfaat atau KPM.
Diawali dengan Makan Bergizi Gratis, bansos yang disalurkan kepada para KPM juga direncanakan untuk program bantuan reguler PKH dan BPNT serta komplementer lainnya.
Terkait bansos program makan bergizi gratis atau MBG, hingga bulan Maret mendatang pemerintah telah menarget tiga juta KPM dan 17 juta penerima hingga akhir tahun 2025.
Baca Juga: Calon Maba Catat Ya! 5 Fakta Menarik Jurusan Farmasi, Nomor 5 Bikin Pusing, Kenapa?
Penyaluran bansos melalui program MBG difokuskan bagi pelajar tingkat Sekolah Dasar hingga Menengah serta Ibu Hamil.
Selain MBG, pada tahun 2025 pemerintah juga berencana menyalurkan bansos Cadangan Beras Pemerintah atau CBP sebanyak 10 kilogram per KPM.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, kuantitas penyaluran bansos CBP di tahun 2025 akan mengalami penurunan jumlah KPM dari sebelumnya 22 juta menjadi 16 juta KPM.
Menyasar kepada masyarakat pra sejahtera yang masuk dalam Desil 1 dan 2, penerima bansos CBP tahun 2025 akan mengacu pada data Reg Sosek.
Bukan hanya menyasar pada keluarga yang termasuk dalam desil 1 dan 2, bansos CBP juga disalurkan bagi kepala keluarga wanita miskin serta lansia.
Baca Juga: Edaran Resmi! Batas Waktu Pengajuan PIP 2025, Sekolah dan Siswa Harus Saling Koordinasi
Disamping MBG dan CBP, 2025 juga menjadi awal diterapkannya program diskon potongan biaya tagihan listrik sebesar 50 persen serta check up gratis bagi kalangan tertentu.
Program pemeriksaan kesehatan gratis untuk berbagai rentang usia akan diberikan kepada seluruh masyarakat Indonesia yang sedang berulang tahun.
Untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis, para calon penerima manfaat hanya perlu mendatangi Pusat Kesehatan Masyarakat dengan membawa bukti KTP.
Adapun program bansos lain yang juga akan dirasakan manfaatnya pada tahun 2025 adalah Program Keluarga Harapan atau PKH serta Bantuan Pangan Non Tunai.
Menyasar kepada sebanyak 10 juta KPM yang tersebar di seluruh Indonesia, pemerintah telah menyiapkan anggaran senilai Rp 28,7 Triliun.
Para KPM bansos reguler PKH, berkesempatan untuk mendapat bantuan dengan nominal bervariasi sesuai komponen yang dimiliki.
Sebagaimana dengan penyaluran bansos di tahun-tahun sebelumnya, pemerintah akan menunjuk PT Pos Indonesia serta Bank Himbara sebagai lembaga penyalur.
Bagi KPM PKH yang memiliki komponen anak usia sekolah, juga berkesempatan untuk mendapat tambahan bansos melalui Program Indonesia Pintar atau PIP.
Agar bantuan tidak batal, calon penerima manfaat bansos PIP yang termasuk dalam SK Nominasi perlu segera melakukan aktivasi rekening sebelum tanggal 31 Januari 2025. ***
Share this article
Adapun program bansos lain yang juga akan dirasakan manfaatnya pada tahun 2025 adalah PKH Dan BPNT selain itu KPM apa lagi?