AYOJAKARTA.COM - Terdapat kebingungan di kalangan penerima bantuan sosial (bansos) Bantuan Langsung Tunai (BLT) Mitigasi Risiko Pangan (MRP).
Yang mana, pencairan bansos BLT MRP yang dinanti-nantikan para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) hingga saat ini tak kunjung cair.
Lantas, apa yang menyebabkan bansos BLT MRP hingga saat ini tak kunjung cair? Simak artikel berikut ini.
Baca Juga: Habis Lebaran Mau Ganti Kerjaan? Kartu Prakerja Buka Loker Copy Editor! Lamar Yuk?
Sebelumnya dijadwalkan, bansos BLT MRP akan dicairkan pada bulan Februari 2024, bersamaan dengan distribusi bantuan pangan berupa beras 10 kg.
Namun, Menteri Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengumumkan bahwa program tersebut akan dievaluasi dalam waktu 3 bulan.
Yang mana, pembayaran pertama dijadwalkan pada bulan Februari, dengan jumlah Rp200 ribu per bulan, menggantikan program BLT Elnino dari tahun sebelumnya.
Perlu diketahui bahwa BLT MRP ditargetkan untuk 18 juta KPM yang sebelumnya menerima sembako melalui Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), dengan sumber data dari DTKS Kemensos.
Bantuan ini diberikan selama 3 bulan, yakni Januari, Februari, dan Maret 2024, oleh Kementerian Sosial RI dengan anggaran sebesar Rp1,3 triliun.
Adapun penyalurannya direncanakan sebesar Rp600 ribu per KPM untuk 3 bulan sekaligus.
Namun, hingga bulan April, pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan belum mengalami progres signifikan.
Setelah penyelidikan, terungkap bahwa ada perubahan dalam strategi kebijakan.
Periode penyaluran BLT Mitigasi Risiko Pangan yang semula Januari-Februari-Maret, kini berubah menjadi April-Mei-Juni.
Informasi terbaru yang diperoleh menyatakan bahwa status keterangan BLT MRP sedang dalam proses penyusunan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).
Setelah selesai, diharapkan proses penyaluran dapat segera dilakukan.
Meskipun demikian, pengumuman resmi dari Kementerian Sosial diperlukan untuk memastikan jadwal penyaluran yang akurat.
Selain itu, ada informasi terkait pencairan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) melalui PT Pos Indonesia. Saat ini, pencairan dilakukan untuk KPM BPNT murni.
Jadwal penyaluran BPNT yang sudah dikonfirmasi akan berlangsung di daerah Jawa Tengah, tepatnya di Kecamatan Bener dengan melibatkan 26 Desa pada tanggal 8 April 2024.
Untuk proses pengambilan BPNT, para KPM diharapkan membawa KTP asli, sedangkan perwakilan harus membawa KK asli dengan KTP yang terdaftar dalam satu KK.
Selain itu, ada beberapa persyaratan lain yang harus dipenuhi agar proses pencairan dapat berjalan lancar.
Dengan demikian, diharapkan agar seluruh proses penyaluran bansos ini dapat berjalan dengan lancar, dan para KPM bisa segera mendapatkan bantuan yang mereka perlukan.***

Share this article
Periode penyaluran BLT Mitigasi Risiko Pangan yang semula Januari-Februari-Maret, kini berubah menjadi April-Mei-Juni.