Pengajuan KUR BRI Sulit di ACC Pihak Bank? Jangan Panik, Ini Cara Ampuh Atasinya

Ilustrasi pengajuan KUR BRI sulit di ACC pihak bank
Ilustrasi pengajuan KUR BRI sulit di ACC pihak bank

AYOJAKARTA.COM -- Bank BRI menjadi salah satu lembaga perbankan yang ikut menyalurkan program KUR dari pemerintah.

Kredit Usaha Rakyat (KUR) sendiri merupakan program dari pemerintah untuk membantu permodalan usaha UMKM.

Program ini disalurkan melalui lembaga perbankan dengan sistem pinjaman kredit, dan dapat dibayar dengan cara dicicil.

Baca Juga: Tanda Pengajuan KUR Disetujui oleh Bank, Bisa Diketahui Sejak Awal Mengajukan Pinjaman

Bank BRI menawarkan jumlah suku bunga yang cukup kecil yakni sebesar 6 persen per tahun untuk setiap debitur.

Meskipun cara pengajuan pinjaman KUR di Bank BRI cukup mudah, namun masih banyak calon debitur yang mengeluhkan sulit untuk mendapat ACC dari pihak Bank.

Dikutip dari Youtube ENR Project Review, Senin, 1 April 2024, berikut ini masalah yang sering dialami debitur saat mengajukan pinjaman dan cara mengatasinya.

1. Tidak Bisa Suplesi

Berdasarkan peraturan terbaru dari Bank BRI tidak bisa suplesi, hal ini berlaku juga untuk para nasabah yang lancar maupun nunggak.

Baca Juga: Debitur Lama Tidak Bisa Ajukan Pinjaman KUR BRI? Cek di Sini Informasi dan Penyebabnya

Jika nasabah mengalami masalah seperti ini, maka nasabah harus melunasi sisa pinjaman KUR terlebih dahulu dan menunggu update dari SIKP untuk bisa mengajukan kembali pinjaman KUR BRI.

2. Limit Akumulasi Plafon Sudah Habis

Aturan terbaru dari Bank BRI untuk nasabah sektor usaha non produksi adalah dua kali atau Rp200 juta dari pinjaman awal KUR.

Meskipun, nasabah memiliki riwayat kredit yang lancar namun limit akumulasi nasabah telah habis. Maka secara otomatis nasabah tidak dapat ajukan pinjaman lagi.

Solusi untuk atasi masalah seperti ini, pihak nasabah dapat mengambil pinjaman Kupra atau Kupedes Bank BRI.

3. Kuota KUR Mantri 30% dari Pencairan Kupedes

Berdasarkan informasi yang beredar saat ini, kuota mantri diambil dari 30 persen dari pencairan Kupedes atau Kredit Komersial.

Artinya kuota mantri dipastikan tidak ada setiap minggu, hal ini tergantung dari produktivitas Kupedes atau Kredit Komersial mantri di wilayah nasabah mengajukan pinjaman.

Baca Juga: Hindari Penggunaan Kata-Kata Ini Ketika Mengajukan Pinjaman KUR yang Harus Kamu Ketahui!

Oleh sebab itu, bagi nasabah lama dapat mengajukan pinjaman KUR BRI dan melunasi kredit terdahulu saat kuota mantri masih tersedia. Sedangkan untuk nasabah baru, dapat mengajukan pinjaman Supermikro.

4. Tingkat Kredit Menunggak dan Macet Bank Penyalur

Jika tingkat macet kredit nasabah tinggi dan kelebihan tingkat batas, biasanya pengajuan pinjaman akan diberhentikan oleh pihak Bank.

Dengan adanya hal tersebut, akan menyebabkan nasabah dengan setoran lancar akan ikut terhambat dan dialihkan ke pinjaman Kupedes.

Pada masalah yang seperti ini biasanya pihak bank akan memberhentikan pemberian kredit pada nasabah baru, dan untuk nasabah lama hanya akan diberikan sesuai dengan data dari pihak bank pusat.

Baca Juga: Hati-Hati! Pengajuan KUR Bisa Gagal Cair Akibat Mengucapkan Kata-Kata Ini ke Petugas Bank

5. Analisa Karakter Nasabah

Sebelum mencairkan pinjaman nasabah pihak mantri akan terlebih dahulu menganalisa karakter nasabah mulai dari latar belakang keluarga, hingga lingkungan tempat tinggal nasabah.

Namun, jika ditemukan terdapat anggota keluarga yang mengalami macet dalam pinjaman kredit.

Maka, biasanya hal tersebut akan menjadi pertimbangan pihak mantra untuk mencairkan pinjaman.

6. Riwayat Pinjaman Nasabah

Riwayat pinjaman nasabah baik di Bank BRI maupun di lembaga lain akan sangat berpengaruh terhadap pemberian kredit KUR kepada nasabah.

Jika nasabah telah memiliki riwayat pinjaman komersial yang macet dan dibuktikan di SLIK OJK, maka pihak bank tidak bisa mencairkan pinjaman dari nasabah tersebut.

Baca Juga: Hati-Hati! Pengajuan KUR Bisa Gagal Cair Akibat Mengucapkan Kata-Kata Ini ke Petugas Bank

Untuk mengatasi hal ini, nasabah harus bisa memastikan dan membersihkan namanya di SLIK OJK untuk bisa ajukan pinjaman KUR BRI.

Itulah enam penyebab pengajuan masalah KUR BRI dari calon nasabah tidak dapat dicairkan, dan cara mengatasinya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# ACC
# Sulit
# KUR BRI

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.