Info Valid dari Pusat! 5 Kategori KPM yang Terima Bansos hingga 30 September 2024, Tak Harus Terdaftar DTKS?

Ilustrasi Pencairan Bansos
Ilustrasi Pencairan Bansos

AYOJAKARTA.COM - Memasuki akhir minggu kedua September 2024, pemerintah terus melakukan penyaluran bantuan sosial. 

Sasaran penerima adalah KPM PKH, BPNT, DTKS dan non DTKS berhak menerima penyaluran bansos baik reguler maupun tambahan. 

Pencairan bansos baik secara tunai maupun non tunai melalui KKS, Bank Himbara, BSI hingga kantor Pos atau titik-titik komunitas. 

Pemerintah membagi penyaluran bansos kepada keluarga penerima manfaat yang masuk dalam kategori keluarga prasejahtera atau rentan miskin hingga prioritas miskin ekstrem. 

Baca Juga: Instruksi Langsung Kemensos! Maaf KPM PKH Juli-Agustus Belum Tentu Dapat Pencairan September-Oktober 2024, Ini Penyebabnya

Penerima bansos pemerintah sesuai kategori yang dimiliki dengan nominal penyaluran masing-masing, bisa uang atau barang. 

Lalu kategori apa saja yang menerima bansos pemerintah untuk penyaluran hingga 30 September 2024?

Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Diary Bansos pada Minggu 15 September 2024, berikut lima penerima bansos yang dicairkan hingga 30 September 2024:

Baca Juga: SELAMAT! Pemilik KTP dan KKS dengan Ciri Ini Dapat Bantuan Rp2,4 Juta hingga Rp3 Juta, Cair di Bulan September Begini Caranya

1. PIP Kemdikbud 

KPM peserta didik jenjang SD, SMP, SMA, SMK Sederajat dengan kategori terdaftar di DTKS dan merupakan penerima bansos PKH atau BPNT maka akan mendapatkan pencairan bansos PIP Kemdikbud. 

PIP dicairkan di September ini hanya untuk KPM yang tercantum di SK nominasi PIP dan sudah melakukan aktivasi rekening SimPel BRI untuk jenjang SD, SMP, sederajat, BNI jenjang SMA, SMK Sederajat, Mandiri jenjang MI, MTs dan MA serta BSI (khusus wilayah Provinsi Aceh) sebelum 30 Juni 2024. 

Nominal pencairan bansos PIP, sebagai berikut:

Baca Juga: SELAMAT! Surat Undangan Dibagikan Ada 1.247 KPM di 25 Wilayah Ini Cair Bansos Tambahan, Bukan PKH atau BPNT Cek Daftarnya

- Kategori anak SD sederajat kelas 1-5: Rp450 ribu per tahun.

Khusus kelas 1 semester ganjil: Rp225 ribu

Khusus kelas 6 semester genap: Rp225 ribu

- Kategori anak SMP sederajat kelas 8: Rp750 ribu per tahun.

Khusus kelas 7 semester ganjil: Rp375 ribu

Khusus kelas 9 semester genap: Rp375 ribu

- Kategori anak SMA, SMK, Sederajat kelas 11: Rp1,8 juta per tahun.

Khusus kelas 10 semester ganjil: Rp900 ribu

Khusus kelas 12 semester genap: Rp900 ribu

Baca Juga: Selamat! Saldo Bantuan Sebesar Rp400 Ribu Cair Lewat KKS BRI, PKH atau BPNT September-Oktober 2024?

2. BLT Dana Desa

KPM dengan kategori miskin ekstrem dan terdaftar di DTKS serta bukan penerima PKH berhak menerima BLT Dana Desa.

BLT Dana Desa disalurkan di setiap desa yang dikelola Kemensos melalui pemerintah daerah setempat.

Penerima BLT dana desa harus mendapatkan usulan atau rekomendasi dari pemerintah daerah setempat dengan melihat status kelayakannya.

KPM yang menerima BLT Dana Desa akan mendapatkan pencairan Rp300 ribu per bulan.

Pencairan disesuaikan dengan periode salur, bisa satu bulan sekali, dua bulan atau tiga bulan sekali.

Jika periode pencairan hingga tiga bulan (Juli-September) maka KPM akan menerima nominal bansos sebesar Rp900 ribu melalui titik komunitas baik kantor kelurahan atau balai desa.

Baca Juga: Bukan PKH dan BPNT! Bantuan Tambahan Ini Cair di Tanggal 16-25 September

3. Bansos Atensi Anak Yatim Piatu (YAPI)

KPM dengan kategori anak yatim piatu yang berusia maksimal 18 tahun juga berkesempatan menerima bantuan Atensi YAPI.

KPM yatim piatu yang berusia 16-18 tahun tetapi belum menikah juga menjadi target penerima bansos Atensi YAPI. 

Syaratnya, calon penerima bansos Atensi YAPI wajib terdaftar aktif di DTKS Kemensos RI dan mendapatkan rekomendasi dari pemerintah daerah setempat, dari pesantren atau panti asuhan. 

Nominal yang diterima KPM adalah Rp200 ribu untuk sekali pencairan melalui Bank Mandiri. 

Baca Juga: Mulai Besok Ada 5 Bansos yang Akan Dicairkan untuk KPM, 3 Tunai dan 2 Non Tunai

4. Bantuan MRP Cadangan Beras Pemerintah 10 kg

KPM kategori miskin ekstrem yang terdata di data desil P3KE Kemenko PMK berhak menerima bansos MRP Cadangan Beras Pemerintah 10 kg.

KPM penerima tak harus terdaftar di DTKS Kemensos tetapi wajib terdata di desil P3KE Kemenko PMK.

Bansos MRP disalurkan untuk periode Agustus 2024 dengan target penerima sebanyak 22 juta KPM kategori keluarga prioritas miskin atau miskin ekstrem.

Bansos MRP disalurkan melalui kantor Pos atau titik-titik komunitas baik kantor kelurahan atau balai desa. 

Baca Juga: Masuk Minggu ke-3 September Bansos PKH-BPNT Peralihan PT Pos ke KKS Alokasi Juli-September Tak Kunjung Cair, Ini Alasannya

5. Bantuan daging ayam dan telur

KPM yang masuk dalam kategori rawan stunting atau keluarga rawan stunting (KRS) berhak mendapatkan bansos daging ayam dan telur.

Bansos yang disalurkan berupa 1 kg daging ayam dan 10 butir untuk periode penyaluran bulan Januari-Juni (satu semester). 

Sebanyak 1,4 juta keluarga rawan stunting yang tercatat di data BKKBN merupakan target penerima bansos daging ayam dan telur.

Bansos disalurkan melalui kantor kelurahan atau balai desa secara bertahap dengan mengundang KPM penerima melalui surat undangan resmi PT Pos Indonesia.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# daging ayam dan telur
# PIP Kemdikbud
# MRP
# BLT Dana Desa
# Bantuan
# DTKS
# KPM
# YAPI
# Bansos

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).