AYOJAKARTA.COM – Penyaluran bantuan sosial atau bansos yang diterima Keluarga Penerima Manfaat atau KPM, kerap melibatkan Perbankan dan PT Pos Indonesia.
Selain Bank Himbara melalui Kartu KKS Merah Putih, bansos bagi para KPM baik PKH ataupun BPNT juga diberikan secara tunai melalui PT Pos Indonesia.
Dengan menerapkan kedua mekanisme pencairan tersebut, maka proses penyaluran bansos bagi para KPM baik PKH dan BPNT akan dapat berlangsung secara cepat dan akurat.
Memasuki penyaluran bansos tahap IV dan V atau alokasi pencairan bulan September, mekanisme penyaluran bansos bagi para KPM PKH dan BPNT mengalami peralihan.
Adapun proses penyaluran bantuan yang nantinya akan dijadikan sebagai rujukan dalam pendistribusian bansos Tri Wulan adalah melalui KKS Bank Himbara.
Mengacu pada ketentuan baru tersebut, maka setiap KPM baik PKH maupun BPNT yang semula disalurkan melalui PT Pos Indonesia akan dialihkan ke Kartu KKS Bank Himbara.
Guna merealisasikan program tersebut, data pribadi dari para KPM akan dilakukan perpindahan ke Bank Himbara melalui Pembukaan Rekening Kolektif atau Burekol.
Terkait dengan proses pembuatan Burekol yang masih dalam proses, hal tersebut kini tengah menjadi penyebab belum cairnya bansos PKH dan BPNT di sejumlah daerah.
Sehingga proses penyaluran bantuan sosial bagi KPM PKH dan BPNT yang sedianya dilakukan melalui PT Pos Indonesia, perlu lebih bersabar.
Di samping Burekol masih dalam proses penyelesaian, hal lain yang menjadi penyebab adalah adanya proses verifikasi data KPM untuk memastikan ketepatan sasaran bansos.
Baca Juga: Akhir September Panen Bansos! Keterangan di SIKS-NG Sudah SPM, 4 Bansos Lainnya Masih Disalurkan
Adapun alasan mendasar dan lebih mendalam terkait masih belum cairnya bansos melalui PT Pos Indonesia adalah karena status di Aplikasi SIKS-NG masih belum SP2D.
Namun demikian, PT Pos hingga hari ini juga terpantau masih terus menyalurkan sejumlah bansos lain untuk diberikan kepada para KPM.
Selain bansos jenis beras 10 kilogram, PT Pos Indonesia juga tengah giat menyalurkan bansos daging Ayam dan Telur khusus untuk KPM KRS atau Keluarga Risiko Stunting.
Kabar baik pencairan bansos bukan saja dari datang PT Pos, tapi dari aplikasi SIKS-NG yang telah menunjukkan adanya perubahan status menjadi SP2D untuk para KPM bansos PIP.
Selain BNI dan BRI, status SP2D penyaluran bansos Program Indonesia Pintar juga terpantau untuk para pemilik Kartu KKS BSI khusus untuk masyarakat Aceh.
Bansos PIP yang saat ini dapat dilakukan pencairan oleh para KPM menyasar kepada peserta didik yang sudah melakukan aktivasi rekening pada akhir Juni 2024 lalu.***

Share this article
Setiap KPM baik PKH maupun BPNT yang semula disalurkan melalui PT Pos Indonesia akan dialihkan ke Kartu KKS.