BRI, BNI, Mandiri Salurkan PKH-BPNT, Program Penebalan Bansos Rp400.000 Siap Diluncurkan

Proses penyaluran bantuan sosial ini dilakukan melalui empat bank penyalur utama
Proses penyaluran bantuan sosial ini dilakukan melalui empat bank penyalur utama

AYOJAKARTA.COM - Pada Jumat malam menjelang Sabtu, 20 Juni 2025 tepat pukul 18.00 WIB, berdasarkan laporan pemantauan terbaru, pencairan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua telah resmi tersalurkan secara bertahap kepada para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.

Proses penyaluran bantuan sosial ini dilakukan melalui empat bank penyalur utama yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Mandiri yang berperan sebagai mitra distribusi resmi pemerintah.

Mekanisme pencairan berjalan secara perlahan namun terstruktur dan terpantau dengan baik oleh tim monitoring khusus.

Baca Juga: SPMB Jawa Timur 2025 Tahap I Diumumkan: Ribuan Siswa SMA/SMK Lolos, Ini Cara Daftar Ulangnya, Besok Terakhir!

Para KPM yang hingga saat ini belum menerima notifikasi pencairan atau belum melihat adanya penambahan saldo pada Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mereka, sangat disarankan untuk melakukan pengecekan berkala dan rutin pada kartu KKS masing-masing.

Hal ini dikarenakan kemungkinan besar saldo bantuan sudah terisi namun belum mendapat notifikasi atau informasi resmi dari pihak bank.

Sehingga penerima perlu proaktif melakukan pengecekan mandiri melalui ATM atau aplikasi mobile banking yang tersedia.

Dalam perkembangan yang sangat menggembirakan bagi para penerima bantuan sosial.

Baca Juga: 3 Bulan Lagi Rilis! iPhone 17 Pro Hadirkan 12 Fitur Terbaru yang Tidak Pernah Ada Sebelumnya

Pemerintah secara resmi mengumumkan adanya program penebalan atau tambahan bantuan sosial sebesar Rp400.000 per keluarga yang akan diberikan sebagai stimulus tambahan kepada KPM PKH dan BPNT yang telah berhasil menerima pencairan bantuan pada tahap-tahap sebelumnya.

Program penebalan bansos ini merupakan inisiatif khusus pemerintah untuk memperkuat daya beli masyarakat dan memberikan bantuan ekstra di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.

Kriteria penerima program penebalan ini sangat spesifik, yaitu diperuntukkan khusus bagi KPM BPNT murni yang telah berhasil mencairkan bantuan mereka, serta KPM PKH yang juga menerima BPNT (PKH+BPNT) dan telah melakukan pencairan sebelumnya.

Sebagai bonus tambahan yang tidak kalah menggembirakan, setiap keluarga penerima juga akan mendapatkan paket tambahan beras sebesar 20 kilogram yang bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga dan memastikan ketersediaan bahan makanan pokok di tingkat rumah tangga.

Baca Juga: Alhamdulillah! Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 yang Tertunda Mulai Dicairkan Bertahap

Program bantuan ganda ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial yang komprehensif kepada masyarakat yang membutuhkan.

Berdasarkan hasil monitoring dan pengecekan saldo yang dilakukan secara intensif pada malam hari Jumat, 20 Juni 2025 pukul 18.00 WIB.

Status pencairan untuk program penebalan bantuan sosial sebesar Rp400.000 masih berada dalam tahap pemrosesan sistem dan belum menunjukkan tanda-tanda pencairan aktual kepada para penerima.

Tim pemantau yang melakukan verifikasi saldo secara real-time terhadap berbagai sampel Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari berbagai wilayah melaporkan bahwa hingga waktu pelaporan tersebut, belum ada penambahan saldo yang masuk ke rekening para KPM.

Semua akun KKS yang dicek masih menunjukkan saldo nol rupiah untuk kategori penebalan bansos, yang mengindikasikan bahwa proses teknis pencairan belum dieksekusi oleh sistem perbankan.

Baca Juga: VIRAL! Sopir Truk di Berbagai Daerah Lakukan Mogok Massal, Demo Tolak Kebijakan Zero ODOL, Kenapa?

Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun program telah diumumkan secara resmi, implementasi teknis penyaluran dana masih memerlukan waktu tambahan untuk koordinasi antar lembaga, verifikasi data penerima, dan sinkronisasi sistem antara kementerian terkait dengan bank-bank penyalur.

Para KPM diharapkan untuk tetap bersabar dan melakukan pengecekan berkala dalam beberapa hari ke depan, karena berdasarkan pola pencairan bantuan sosial sebelumnya.

Proses ini biasanya memerlukan waktu 2-5 hari kerja setelah pengumuman resmi untuk dapat terealisasi sepenuhnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Mandiri
# bantuan sosial
# BNI
# PKH
# BPNT
# BRI

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).