AYOJAKARTA.COM—Dalam tahapan mencari kerja ada yang dinamakan wawancara kerja. Wawancara kerja ini biasanya dilakukan setelah calon pencari kerja (Pencaker) lolos persyaratan administrasi.
Namun, kadang wawancara kerja menjadi tahapan akhir setelah Pencaker lolos dalam semua seleksi, yakni administrasi, ujian tertulis, ujian praktek, tes kesehatan .
Baca Juga: Daftar 40 Perusahaan yang Tawarkan Lowongan pada Job Fair Jakarta Barat 2-3 Agustus
Ketika seorang Pencaker tiba dalam tahapan wawancara kerja, umumnya ada satu hal yang akan bikin dag dig dug. Yakni ketika ditanya gaji. Atau biasa bagian HRD (Human Resource Development) akan bertanya, “Jadi mau minta gaji berapa, Anda?”
Pasti banyak yang kebingungan menjawabnya. Sering Pencaker tak tau bagaimana cara menjawab yang pas.
Mengutip akun instagram @mudahcarikerja, 25 Juli 2022 akan diberikan informasi seputar hal tersebut.
Ketika ditanya HRD, rata-rata Jobseekers pasti jawabnya kayak gini:
“Saya menginginkan gaji Rp 3.000.000, pak/bu”.
Udah itu saja sebatas menyebut angka doang dan gak ada hal menarik lain yang kamu sampikan. Kamu tau letak kesalahanmu?.
Baca Juga: Jadwal Job Fair Jakarta 2022, Digelar 2-3 Agustus. Cek Lokasi dan 40 Stand Perusahaannya
Salahnya ada di beberapa poin ini:
- Langsung nyebutin angka yang pasti, bukan range atau kisarannya
- Gak menyampaikan kualifiasi skill yang dimiliki
- Gak ada call to action menghadapi HRD untuk negosisasi gaji apabila gaji yang kita minta ketinggian.
Solusi untuk menjawab pertanyan seputan gaji yang kamu inginkan, sebagai berikut:
-Buat Fresh Graduate kamu bisa jawab seperti ini
“Baik Bapak/ibu, terimakasih untuk kesempatannya. Saya tentunya ingin memperoleh besaran kompensasi di range 2-3 juta, tentunya ini berdasarkan latar belakang saya sebagai seorang fresh graduate, di mana sesuai harga pasar saat ini. Range tersebut sudah sesuai dengan kualifikasi saya sebagai fresh graduate. Akan tetapi jika ada hal-hal yang sekiranya bapak/ibu diskusikan dengan saya terkait gaji, saya bersedia,”.
-Bagi yang udah punya pengalaman kerja dapat menjawab begini :
“Baik bapak/ibu terimakasih untuk kesempatannya. Berdasar latar belakang skill yang saya miliki saat ini, di mana beberapa skill yang saya kuasai terkait posisi ini adalah saya bisa mengerjakan A, B dan C, maka dari itu jika bapak /ibu berkenan saya mengajukan kompensasi sekitar 4-5 juta. Akan tetapi jika ada hal-hal yang sekiranya bapak/ibu diskusikan dengan saya terkait gaji, saya bersedia”.
Contoh cara menjawab pertanyaan seputar gaji tersebut dapat dipraktekkan. Harapannya HRD masih akan mempertimbangkan kamu untuk mengisi lowongan yang tersedia. HRD juga akan bisa mengetahui apakah orientasimu hanya soal gaji (uang) saja, ataukah serius untuk bekerja.
Demikian seputar solusi ketika menjawab besaran gaji yang diinginkan saat wawancara kerja. Semoga bermanfaat!

Share this article
Ketika seorang Pencaker tiba dalam tahapan wawancara kerja, biasanya ada satu hal yang akan bikin dag dig dug. Yakni ketika ditanya gaji