AYOJAKARTA.COM—Kasus dugaan kebocoran data pada sejumlah perusahaan dan institusi menghebohkan beberapa hari ini.
Sebut saja kasus dugaan data bocor yang menimpa IndiHome, BIN dan Polri.
Unggahan tentang kebocoran data itu muncul dari akun Twitter salah satu penggunanya.
Lalu bagaimanakah caranya agar data kita aman saat sedang mengakses internet atau ketika menggunakan layanan internet?.
Baca Juga: Kasus Dugaan Kebocoran Data Pelanggan IndiHome, Telkom Pastikan Hoaks Usai Lakukan Penyelidikan
Kebocoran data dapat disebabkan oleh sejumlah faktor, oleh karena itu bila berada di ruang publik harus berhati-hati saat menggunakan internet.
Ahli keamanan siber dan forensik digital dari Vaksincom, Alfons Tanujaya memberikan empat cara yang bisa dipraktikkan oleh pengguna internet, agar datanya tidak bocor saat tengah mengakses internet.
Berikut empat cara jaga keamanan saat internetan agar data pengguna tak bocor, melansir dari jabar.suara.com, Senin (22/8/2022 ) dalam artikel “Jangan Sampai Data Pribadi Bocor, Ini 4 Cara Jaga Keamanan saat Internetan ".
Baca Juga: Cara Daftar, Syarat Tinggal dan Fasilitas di 12 Rusunawa di Jakarta 2022
1. Manfaatkan aplikasi manajer kata sandi (password manager) untuk menyimpan semua kredensial akun.
Aplikasi seperti ini berguna jika pengguna memiliki banyak akun di platform digital antara lain supaya bisa mengingat kata sandi setiap akun.
2. Selalu menyalakan fitur keamanan berlapis two-factor authentication terutama untuk akun-akun yang penting.
Ketika menyalakan fitur two-factor authentication, pengguna akan diminta memasukkan kode ketika masuk (login) sebuah akun.
Biasanya kode tersebut dikirimkan ke email atau SMS, sehingga dengan fitur ini, pengguna harus melewati setidaknya dua tahap ketika masuk ke sebuah akun.
3. Jangan memakai WiFi yang tidak diketahui keamanannya.
Kalau terpaksa menggunakan WiFi yang tidak dikenal ketika berada di raung publik, maka gunakan VPN agar melindungi data yang ditransmisikan dalam aktivitas tersebut.
4. Pakai kata sandi (password) yang unik untuk setiap akun
Jangan gunakan satu kata sandi untuk berbagai akun yang dimiliki. Pilihlah kombinasi password yang baik agar tak mudah dijebol.
Berikut ini saran pemilihan kata sandi atau password oleh Perusahaan keamanan Hive Systems :
Gunakan kata sandi paling sedikit delapan karakter agar tidak mudah ditembus peretas, biasanya terdiri dari huruf besar dan kecil, angka dan karakter khusus.
Menurut mereka, berdasar pada hasil survei mereka, kata sandi sembilan karakter yang terdiri dari huruf kecil bisa diretas dalam 10 detik.
Sementara Kata sandi 10 karakter yang terdiri dari huruf kapital, huruf kecil, angka dan simbol bisa membuat peretas menghabiskan waktu lima bulan untuk menembusnya.
Sedangkan 11 karakter dengan kombinasi demikian, peretas membutuhkan waktu sampai 34 tahun untuk menjebol data Anda.

Share this article
Heboh kasus dugaan kebocoran data pelanggan, membuat kita harus waspada. berikut 4 cara agar data pengguna tak bocor saat akses internet