AYOJAKARTA.COM -- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, turut merespon kecelakaan maut yang terjadi di wilayah Bekasi pada Rabu, 31 Agustus 2022.
Ridwan Kamil, meminta kepada pihak kepolisian agar mengusut tuntas kecelakaan yang terjadi di Kranji ini.
Musibah yang melibatkan truk trailer ini dikabarkan menelan korban jiwa sedikitnya 11 orang. Tak hanya itu, 20 orang juga mengalami luka-luka akibat kecekalaan ini.
Baca Juga: Reka Adegan Tidur Putri Candrawathi di Kamar Magelang, Ternyata Di Sampingnya Ada Kuat Maruf
“Saya meminta kepada kepolisian melakukan penindaklanjutan agar ini menjadi terang benderang masalahnya,” kata Ridwan Kamil di Balai Kota Jakarta seusai melakukan pertemuan Urban 20 Mayors Summit, Gambir, Jakarta Pusat.
Berikut kronologi kecelakaan di Kranji, Bekasi seperti yang ditulis Pikiran-Rakyat.com dalam artikel "Ridwan Kamil Minta Polisi Usut Tuntas Kecelakaan Maut di Bekasi".
Kronologi Kecelakaan Maut
Setidaknya sebanyak 11 orang tewas dalam kecelakaan maut yang terjadi di depan SD Negeri Kota Baru II dan III Jalan Sultan Agung, Kelurahan Kota Baru, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Rabu, 31 Agustus 2022.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman, kecelakaan maut tersebut melibatkan satu truk trailer bermuatan besi, satu mobil pikap, dan dua unit sepeda motor.
Baca Juga: Kata Mbah Moen Orang yang Lahir Bulan Ini Sudah Punya Dasar Jadi Orang Kaya, Apakah Kamu Termasuk?
Kecelakaan maut itu mengakibatkan sedikitnya 30 orang menjadi korban, 11 orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia.
Latif Usman mengungkapkan kronologi kecelakaan maut itu terjadi tepat di depan SDN Kota Baru II dan II Bekasi Barat, sehingga mayoritas korban adalah anak-anak sekolah yang baru saja bubar dan orang tua yang menjemput anaknya pulang sekolah.
Selain itu, kecelakaan maut tersebut juga melibatkan sejumlah kendaraan yang sedang parkir di tepi jalan, termasuk pedagang makanan yang berjualan di depan sekolah tersebut.
Pada awalnya, kata Latif, kecelakaan maut itu berawal saat truk trailer bermuatan besi melintas dari arah Kranji menuju Cakung, Jakarta Timur.
Saat tiba di lokasi kejadian, truk tersebut melaju oleng ke arah kiri hingga menabrak sebuah tiang menara telekomunikasi dan sejumlah kendaraan yang tengah parkir di tepi jalan.
“Untuk rem blong kemungkinan tidak, karena ada pengereman. Jadi, menurut perkiraan kami, ini karena kecepatan,” ujarnya.
Kesaksiaan Korban
Sementara itu, berdasarkan kesaksian lainnya dari Ketua RW 01, Asmawi mengungkapkan kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB saat ia tengah menjemput anaknya pulang sekolah.
Asmawi mengakui sempat menolong korban yang berserakan di TKP, di mana tiga orang korban yang ia tolong merupakan korban meninggal dunia.
“Sementara yang saya ikut tolongin ada tiga orang meninggal, tapi kalau korban lukanya belum tahu karena banyak,” ucapnya.
Saat ini, seluruh korban meninggal dunia maupun korban luka telah dievakuasi ke RS Ananda dan RSUD Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi.*** (Amir Faisol/Pikiran-Rakyat.com)

Share this article
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, turut merespon kecelakaan maut yang terjadi di wilayah Bekasi pada Rabu, 31 Agustus 2022.