Jangan Nakal! KPM Bansos Siap-siap Terima Imbas Ini Jika Menolak Ikut Survei DTSEN dari Pendamping Sosial

DTSEN merupakan hasil dari pengintegrasian data Reg Sosek BPS, P3KE BKKBN dan DTKS Kemensos.
DTSEN merupakan hasil dari pengintegrasian data Reg Sosek BPS, P3KE BKKBN dan DTKS Kemensos.

AYOJAKARTA.COM -- Pada penyaluran bansos tahap II, penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional atau DTSEN sebagai acuan dasar akan resmi diberlakukan bagi para KPM.

Dengan diberlakukannya DTSEN sebagai acuan tunggal, setiap keluarga yang terdata sebagai KPM bansos di tahap I berpotensi akan mengalami graduasi di tahap II.

Untuk memastikan kelayakan KPM bansos di tahap II, pemerintah melalui Kemensos akan melakukan Ground Check DTSEN sebagai bagian dari proses penentuan graduasi.

Baca Juga: Mudah Tanpa Harus Login! Begini Cara Cek Penerima Bansos BLT BBM di Aplikasi Cek Bansos

Sebagaimana telah disampaikan Saifullah Yusuf selaku Menteri Sosial, DTSEN merupakan hasil dari pengintegrasian data Reg Sosek BPS, P3KE BKKBN dan DTKS Kemensos.

Melalui Ground Check atau verifikasi langsung sistem DTSEN yang sudah terintegrasi dengan instansi lain, akurasi dan kelayakan KPM bansos akan menjadi semakin presisi.

Berbekal aplikasi Sigma yang diperuntukkan secara khusus bagi para Pendamping Sosial di masing-masing wilayah Indonesia, data DTSEN milik para KPM akan dilakukan pencocokan.

Baca Juga: UPDATE Pencairan Bansos Sembako atau BPNT: Benarkah Status di SIKS-NG Sudah SP2D dan Siap Disalurkan? KPM Cek

Karena berpotensi menyebabkan graduasi dan dianggap sudah layak, banyak KPM bansos yang berusaha menghindari atau tidak ingin terlibat dalam proses Ground Check.

Selain menampilkan sisi susah dan penderitaan agar tetap bisa memperoleh bantuan, ada juga KPM yang dengan tegas menolak untuk mengikuti survei DTSEN.

Menurut sebagian KPM, akar penolakan untuk mengikuti survei DTSEN terjadi karena adanya kekhawatiran tidak lagi mendapat bansos di periode April-Juni atau tahap II.

Baca Juga: Enam Kategori Keluarga Ini Akan Tergraduasi atau Dianggap Tidak Layak oleh DTSEN sebagai KPM Bansos, Anda Termasuk?

Sehubungan dengan mulai munculnya geliat reaksi penolakan survei DTSEN di sejumlah wilayah, berikut adalah informasi penting terkait pelaksanaan ground check.

Dari total keseluruhan jumlah penerima bansos yang berjumlah sekitar 28,8 juta keluarga, survei DTSEN tahap I hanya menyasar kepada sekitar 12,2 juta.

Adapun para KPM yang namanya tidak termasuk dalam target survei DTSEN di tahap I atau muncul di aplikasi Sigma Pendamping Sosial, akan dilanjutkan di tahap berikutnya.

Karena merupakan bagian dari rangkaian prosedur yang telah ditentukan oleh Pemerintah, survei DTSEN bagi KPM perlu tetap dilakukan.

Upaya menghindari survey DTSEN atau bahkan melakukan penolakan, dapat berdampak kesesuaian data milik KPM yang sudah muncul pada aplikasi Sigma menjadi kurang lengkap.

Baca Juga: KPM Mulai Kritis! Keberlanjutan Bansos BLT BBM Dipertanyakan, Ini Jawaban Pemerintah

Tidak lengkapnya data KPM, akan membuat Kemensos kesulitan untuk melakukan langkah verifikasi sehingga tidak dapat tervalidasi oleh sistem.

Dampak dari belum dilakukannya validasi yang diperoleh melalui proses survei DTSEN, dapat mengakibatkan penyaluran bansos bagi para KPM menjadi terhambat.

Untuk menjaga status sebagai KPM bansos tahap II tetap ada, pastikan keluarga penerima bansos di tahap I mengikuti survei DTSEN yang dilakukan Pendamping Sosial.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# ground check
# survei
# DTSEN
# KPM
# Bansos

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.