Terungkap! Segini Nominal THR Pertama di Indonesia, Berawal dari Pinjaman Pegawai Pemerintah

Ilustrasi THR.
Ilustrasi THR.

AYOJAKARTA.COM – Selain hak pengajuan ijin tidak bekerja atau cuti, hal lain yang dinanti setiap menjelang perayaan hari besar keagamaan adalah Tunjangan Hari Raya atau THR.

THR merupakan hak bagi setiap pekerja yang dilindungi secara hukum oleh peraturan yang diterbitkan Kementerian Tenaga Kerja.

Melalui regulasi tersebut, pihak penyedia lapangan pekerjaan diharuskan untuk memberikan dan menyediakan THR kepada pekerja.

Telah menjadi peraturan yang mengikat, pemberian THR kepada pekerja diberikan selambat-lambatnya tujuh hari menjelang perayaan hari besar keagamaan.

Selain berlaku bagi umat muslim, pemberian THR bagi para pekerja juga diwajibkan kepada sejumlah agama lain yang keberadaannya diakui serta dilindungi undang-undang.

Baca Juga: THR Calon PNS Sebentar Lagi Cair! Berapa Besaran dan Tanggal Berapa Dicairkan?

Meski istilah ini sudah sering didengar atau umum diketahui, tidak banyak masyarakat mengetahui sejarah pemberian atau lahirnya THR bagi pekerja.

Mengacu pada kondisi perekonomian Indonesia di tahun 1951 yang relatif stabil, Perdana Menteri keenam Indonesia Soekiman Wirjosandjojo mulai menginisiasi.

Dinilai berkontribusi bagi Indonesia, petinggi dari Partai Masyumi ini menggagas perlunya memberikan persekot tambahan bagi PNS atau saat itu dikenal dengan Pamong Praja.

Mengusung konsep awal sebagai dana pinjaman khusus bagi PNS yang harus dikembalikan dengan potongan gaji, gagasan Soekiman mulai ditiru oleh pegawai di sektor swasta.

Melalui Sentral Organisasi Buruh Seluruh Indonesia atau SOBSI, para pekerja di sektor swasta mendesak untuk diberlakukan hak serupa dengan para PNS.

Baca Juga: Kapan Lulusan PPPK Tahap 1 2024 Terima Gaji Pertama dan THR 2025? Ketahui Juga Syarat Pencairan

Selain mengkritisi konsep THR yang merupakan pinjaman, SOBSI juga mendesak agar pemberian THR dilakukan tanpa perlu adanya pengembalian.

Setelah melakukan aksi unjuk rasa hingga sebanyak 88 kali dalam kurun waktu dua tahun, tuntutan dari para pekerja di sektor swasta akhirnya mulai mendapat tanggapan.

Lewat Peraturan Nomor 3676-54 yang disetujui oleh Menteri Perburuhan S.M. Abidin, Kabinet Soekiman mulai memberi himbauan pemberian THR.

Berbekal Surat Edaran dengan Nomor 3676/54 tersebut, Pengusaha diminta untuk memberikan THR sedikitnya Rp50 dan maksimal Rp300 kepada setiap pekerja.

Baca Juga: Shopee Big Ramadan Sale 2025: THR Kaget Diskon 100% & Gratis Ongkir Rp 0!

Karena bersifat himbauan dan kurang didengar, melalui Menteri Perburuhan Indonesia Ahem Erningpraja, pemerintahan Soekarno kemudian mengamini permintaan buruh.

Pada rentang tahun 1961 hingga lahirnya Orde Baru, kebijakan soal pemberian THR bagi seluruh pekerja di sektor pemerintah dan swasta terus dikeluarkan.

Walau hanya menjabat sejak 27 April 1951 hingga 3 April 1952, tidak sedikit kebijakan Kabinet Soekiman yang dinilai berhasil merangkul bagi para PNS.

Selain menambahkan persekot sebesar US$ 11 hingga US$ 17 atau setara dengan Rp200 perak per pegawai, Soekiman juga memberi bahan pangan seperti beras setiap bulan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# pinjaman
# THR
# nominal

News Update

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.