Pinjol vs Paylater, Mana yang Paling Menguntungkan? Serupa Tapi Tak Sama, Ini Dia Suku Bunga Termurahnya

Ilustrasi Pinjol vs Paylater
Ilustrasi Pinjol vs Paylater

AYOJAKARTA.COM--Belakangan ini berbagai inovasi kemudahan dalam layanan keuangan semakin ditingkatkan.

Bahkan kini layanan keuangan berbasis digital telah menciptakan gebrakan dalam industri finansial, seperti halnya pinjaman online (pinjol) dan paylater yang belakangan ini kerap digandrungi.

Meski sama-sama menyalurkan dana melalui layanan digital, nyatanya pinjol dan paylater ternyata berbeda.

Dilansir dari laman AyoJakarta.com yang dimaksud dengan pinjaman online adalah layanan pinjaman dana berbasis digital.

Masyarakat bisa mengajukan pinjaman secara online melalui layanan pinjol untuk memenuhi kebutuhan apapun yang dikehendakinya.

Baca Juga: Awas Resiko Galbay Pinjol Legal, Walaupun Resmi tapi Risikonya Berbahaya Loh

Sementara itu, yang dimaksud dengan paylater merupakan layanan pembayaran yang memungkinkan pengguna untuk bisa membeli suatu barang atau jasa dan bisa menunda pembayaran di lain waktu.

Pada dasarnya paylater hanyalah perantara dari layanan pinjaman yang ditawarkan oleh jasa keuangan ke pelanggannya dalam bentuk limit belanja.

Layanan paylater ini sudah sering ditemukan pada sejumlah e-commerce dan platform digital sebagai metode pembayaran, seperti Shopee Paylater, Traveloka Paylater dan lain sebagainya.

Serupa namun tak sama, mana nih yang paling menguntungkan antara pinjol vs paylater?

Baca Juga: Sama Seperti Pinjol! Berikut Risiko Jika Tak Bisa Bayar Shoope PayLater, Apa Sajakah?

Dikutip AyoJakarta.com melalui YouTube Transfez, Sabtu (10/6/2023) alasan utama dari besaran suku bunga adalah resiko.

Pinjaman yang memiliki resiko lebih tinggi, pastinya akan lebih besar bunganya karena memiliki resiko gagal bayar yang lebih tinggi.

Paylater merupakan program pembiayaan yang sebagian besar pembiayaannya untuk membeli sebuah barang atau jasa seperti di suatu layanan e-commerce.

Karena penggunaannya jelas seperti halnya tempat transaksi hanya bisa dilakukan di merchant yang terdaftar sehingga resiko akan lebih kecil.

Hal ini menyebabkan bunga di paylater menjadi lebih rendah. Adapun suku bunga di paylater berkisar di antara 2,5 sampai 4 persen flat per bulan dan bisa memiliki tenor hingga 12 bulan.

Baca Juga: Pasti Cair! 6 Aplikasi Pinjol Legal Tercatat di OJK, Aman dengan Suku Bunga Rendah

Bahkan banyak paylater yang memiliki bunga cicilan 0 persen yang tentunya sangat menggiurkan bari para konsumennya.

Sementara pinjaman online alias pinjol merupakan pinjaman berupa tunai, yang mana pengajuan dan pencairannya cepat tanpa perlu ada jaminan.

Uang tunai ini dapat digunakan untuk apapun dan dimanapun berada, maka dari itu faktor resikonya lebih tinggi.

Bunga maksimal yang dipatok oleh perusahaan fintech ini berkisar 0,8 persen per hari atau 24 persen per bulan.

Baca Juga: Waduh! Punya Pinjol, Paylater dan Leasing Apakah Bisa Ajukan KUR BRI 2023? Simak Informasinya di Sini!

Perbedaannya jika dibanding suku bunga yang dipatok oleh paylater bisa berkisar 4 sampai 5 kali lipat sendiri.

Meski demikian keduanya memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing. Jika kamu memang butuh uang untuk belanja di suatu e-commerce maka lebih baik memilih paylater.

Namun jika kamu butuh uang tunai secara mendesak kamu bisa pilih pinjol, namun pastikan yang resmi di bawah naungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar tidak terjebak pinjol ilegal.***

 

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# E Commerce
# PayLater
# Suku bunga
# PINJOL
# pinjaman

News Update

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.