AYOJAKARTA.COM -- Pada tanggal 11 Februari 2025, muncul kabar melalui grup Facebook mengenai saldo bansos PKH atau BPNT yang cair senilai Rp3,3 juta di bank BSI dan Rp600.000 di Bank BRI.
Informasi ini mendapat perhatian besar dari para Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dengan banyak yang mengasumsikan bahwa dana tersebut merupakan pencairan bantuan PKH atau BPNT tahap pertama tahun 2025.
Namun, berdasarkan channel YouTube Diary Bansos (12/2/2025), banyak KPM melaporkan bahwa bukti berupa struk penarikan yang dibagikan masih sangat terbatas.
Hanya berasal dari satu atau dua orang, sehingga belum dapat dipastikan apakah benar merupakan pencairan bantuan PKH atau BPNT.
Berdasarkan pemantauan yang dilakukan, terdapat tiga kategori penerima bantuan dengan rincian yang berbeda.
Kategori pertama adalah KPM PKH plus BPNT yang dapat menerima bantuan maksimal Rp3,3 juta, dengan perhitungan: komponen ibu hamil Rp750.000, anak balita Rp750.000, lansia Rp600.000, dan disabilitas Rp600.000.
Total bantuan PKH mencapai Rp2,7 juta, ditambah bantuan BPNT sebesar Rp600.000 yang dicairkan per tiga bulan (Rp200.000 per bulan).
Kategori kedua adalah KPM PKH murni yang hanya menerima bantuan PKH maksimal Rp2,7 juta dengan komponen yang sama seperti kategori pertama.
Sementara kategori ketiga adalah KPM BPNT murni yang hanya menerima bantuan BPNT sebesar Rp600.000 per tiga bulan.
Status pencairan bantuan per 11 Februari 2025 menunjukkan bahwa bantuan PKH sudah berstatus SI (siap), sementara bantuan BPNT masih berstatus SP untuk pencairan melalui kartu KKS.
Untuk pencairan melalui PT Pos Indonesia, status SP2D masih kosong atau strip, yang mengindikasikan belum adanya pencairan.
Maka dari itu sangat disarankan agar para KPM tidak tergesa-gesa mengecek kartu KKS mereka.
Lebih baik memanfaatkan layanan mobile banking seperti Livin' Bank Mandiri, BRImo, Wonda BNI, atau aplikasi mobile banking BSI untuk memantau saldo mereka.
Bagi KPM yang belum mengaktifkan layanan mobile banking, disarankan untuk mengunjungi kantor bank terdekat sesuai dengan penerbit kartu KKS untuk mendapatkan bantuan pengaktifan.
Baca Juga: Bansos PKH Tahap 1 2025 Sudah Dicairkan, Begini Mekanisme Penyaluran Bantuan Terbaru
Hal ini dinilai lebih efisien daripada harus bolak-balik mengecek kartu KKS di mesin ATM atau agen bank, karena cukup memantau melalui smartphone dengan bermodalkan kuota data internet.
Para KPM juga diimbau untuk menunggu informasi resmi dari pendamping sosial PKH masing-masing sebelum melakukan pengecekan atau penarikan saldo.***

Share this article
Muncul kabar melalui grup Facebook mengenai saldo bansos PKH atau BPNT yang cair senilai Rp3,3 juta di bank BSI dan Rp600.000 di Bank BRI.