AYOJAKARTA.COM – Ketika kita berbicara tentang dukungan keluarga dalam menghadapi depresi, umumnya keluarga akan membantu, mendukung, dan memahami.
Namun, realitanya tidak selalu demikian. Bagi sebagian orang, bahkan kehadiran orang tua bisa menjadi sumber stress.
Dalam kasus-kasus tertentu, orang tua bahkan bisa menjadi pemicu depresi dan merusak kesehatan mental.
Jika kamu merasa tidak bahagia atau depresi ketika berada di sekitar orang tua, mungkin tanda bahwa ada sesuatu yang perlu diperhatikan.
Dilansir AyoJakarta.com dari video YouTube Psych2Go yang diunggah 26 Mei 2020, berikut adalah 10 tanda bahwa orang tua yang membuat anaknya depresi:
1. Mereka menghalangi impianmu
Kamu merasa harus mengorbankan kebahagiaan untuk menyenangkan orang tua dapat menyebabkan perasaan tidak puas dan akhirnya mengarah pada depresi.
2. Memberi tekanan berlebihan
Perasaan tidak mampu memenuhi ekspektasi mereka dapat merusak kepercayaan diri dan kesejahteraan mentalmu.
Baca Juga: Penjelasan Keterangan Kode dalam Seleksi Sekolah Kedinasan, Lolos Passing Grade Belum Tentu Lanjut!
3. Tidak emosional
Ketika orang tua tidak menunjukkan empati atau tidak sensitif terhadap perasaanmu, mungkin merasa sulit untuk terhubung secara emosional dengan mereka.
Hal ini bisa menyebabkan perasaan kesepian dan terisolasi yang dapat berkontribusi pada depresi.
4. Kehadiran orang tua membuat kamu cemas
Perasaan tidak nyaman dan cemas di sekitar mereka bisa menjadi tanda bahwa ada masalah yang perlu diatasi.
5. Memperburuk gejala depresi kamu: Kamu merasa lebih buruk secara emosional ketika bersama orang tua.
6. Disfungsi mereka mempengaruhi kamu
Cara Kamu mengatasi masalah dalam hidup seringkali dipengaruhi oleh contoh yang kamu lihat dari orang tua.
Jika mereka menunjukkan pola perilaku yang tidak sehat, kamu mungkin akan mengalami kesulitan dalam mengelola stres dan emosi.
7. Penyakit mental mereka mempengaruhi kamu
Tumbuh dewasa dengan orang tua yang menderita penyakit mental seperti gangguan kepribadian narsistik atau depresi dapat meningkatkan risiko untuk mengalami masalah kesehatan mental sendiri.
8. Perjuangan dengan penyalahgunaan zat
Orang tua yang mengalami masalah penyalahgunaan zat seperti kecanduan alkohol atau obat-obatan juga dapat memberikan kontribusi pada lingkungan keluarga yang tidak stabil.
9. Kekerasan dan pelecehan
Kekerasan atau pelecehan yang dilakukan oleh orang tua bisa meninggalkan bekas luka emosional dan psikologis yang dalam pada anak-anak mereka, bisa berdampak pada kesejahteraan mental mereka sepanjang hidup.
Baca Juga: 10 Ciri Psikologi Orang yang Berbohong Saat Bicara, Kenali agar Tidak Mudah Tertipu
10. Tidak membantu dalam mengatasi depresi kamu
Bahkan jika orang tua bukan penyebab langsung dari depresi, mereka bisa membuat situasi menjadi lebih buruk dengan tidak memberikan dukungan atau pemahaman terhadap kondisi.
Ketika mereka tidak mendukung upaya untuk mendapatkan bantuan profesional atau menolak mengakui keberadaan masalah mentalmu, hal ini dapat membuat perjuangan kamu menjadi lebih sulit.
Dalam situasi seperti ini, penting untuk mencari dukungan dari sumber lain seperti teman, anggota keluarga lainnya, atau profesional kesehatan mental.
Jika kamu mengenali tanda ini dalam hubungan dengan orang tua Kamu, pertimbangkan untuk mencari bantuan dari seseorang.

Share this article
Jika kamu merasa tidak bahagia atau depresi ketika berada di sekitar orang tua, mungkin tanda bahwa ada sesuatu yang perlu diperhatikan.