AYOJAKARTA.COM - Bulan Ramadan tiba. Umat muslim yang sudah dewasa dan mampu wajib hukumnya menjalankan puasa.
Waktu puasanya sendiri dimulai dari Adzan Subuh hingga Magrib.
Ada beberapa hal yang membatalkan puasa. Selain makan dan minum disengaja juga berhubungan suami istri.
Baca Juga: Simak Ciri Narcissistic Personality Disorders Disini, Ada Apa Saja?
Lalu pertanyaan muncul. Bagaimana jika lupa belum mandi besar hingga melewati waktu imsak. Sah atau tidak puasanya.
Yahya Zainul Ma'arif Jamjuri atau yang biasa disapa Buya Yahya menjelaskan tentang mandi wajib bagi pasangan suami istri selama bulan puasa di Channel YouTube Al Bahjah tv.
Menurutnya, salah satu yang membatalkan puasa adalah berhubungan suami istri secara sengaja di siang hari atau selepas Subuh.
Baca Juga: Simak Ciri Narcissistic Personality Disorders Disini, Ada Apa Saja?
Tapi, jika lupa tidak membatalkan puasa. Jadi tinggal mandi wajib saja.
Jika memang berhubungannya di saat sahur dan belum sempat makan tapi sudah adzan subuh, ya tinggal mandi saja sebelum shalat.
Tidak harus mandi malam-malam hari, karena bisa membuat masuk angin, demam atau yang lain.
Karena menurutnya, tidak wajib hukumnya langsung mandi setelah berhubungan.
Baca Juga: Ramadhan Berkah! KPM Bisa Cairkan Bansos BPNT Rp400 Ribu, Untuk Penerima KKS Harap Bersabar
Untuk langkahnya sebagai berikut :
1. Membaca niat mandi wajib
2. Membersihkan tangan tiga kali
3. Membersihkan bagian tubuh yang dianggap kotor
4. Wudhu
5. Mengguyur Kepala
6. Mengguyur seluruh tubuh
***

Share this article
Bulan Ramadan tiba. Ada beberapa hal yang membatalkan puasa. Selain makan dan minum disengaja juga berhubungan suami istri.