AYOJAKARTA.COM – Energy Motion atau pergerakan energi, dalam percakapan sehari-hari istilah tersebut sering disebut dengan istilah emosi.
Ketika mendapatkan suatu rangsangan tertentu, emosi yang dirasakan dan ditanggapi oleh seseorang dengan orang lain tidaklah sama.
Penyebab adanya perbedaan respon tersebut dapat diakibatkan karena emosi yang hadir mampu dikendalikan, atau bahkan karena dipendam.
Baca Juga: 5 Tanda Kamu Pintar Mengelola Emosi dengan Bijak
Karena pentingnya respon terhadap rangsangan yang hadir, maka kemampuan mengenali dan mengendalikan emosi merupakan suatu kebutuhan bagi setiap orang.
Emosi bukanlah suatu hal yang baik untuk dipendam, karena hal tersebut bisa berdampak buruk bagi diri sendiri dan orang lain.
Untuk dijadikan sebagai pengetahuan dan manifestasi mengenali diri, berikut ini adalah tanda seseorang yang sering memendam emosi.
Pertama, orang yang sering memendam emosi ditandai dengan adanya perasaan malu untuk berteriak, menangis, tertawa atau mengekspresikan rasa sakit atau takut.
Baca Juga: 6 Tanda Kamu Memiliki Emosi yang Terpendam, Salah Satunya Jarang Menangis
Tangisan, tawa, atau teriakan merupakan suatu respon manusiawi yang terjadi ketika emosi seseorang mendapatkan rangsangan.
Kebiasaan memendam emosi dan mengabaikan perasaan, akan mengakibatkan seseorang kehilangan sisi penting kemanusiaannya.
Tanda kedua dari seseorang yang sering memendam emosi adalah perbedaan ekspresi yang kontras ketika bersama orang lain dan saat menyendiri.
Ketiga, orang yang sering memendam emosi juga ditandai dengan minimnya memperlihatkan sikap afeksi atau ekspresi atas kondisi di sekitarnya.
Tanda keempat dari seseorang yang memendam emosi adalah berusaha menghindari masalah atau penyebab lahirnya ketidaknyamanan.
Kelima, orang yang sering memendam emosi biasanya kesulitan dalam mengekspresikan diri karena lebih terbiasa merepresi atau menekan emosi.
Baca Juga: 10 Tips Investasi Kripto untuk Pemula, Jangan Gunakan Pinjol dan Jaga Emosi!
Tanda keenam dari seseorang yang sering memendam emosi adalah rasa terpisah atau tidak menyatu dengan orang di sekitar.
Anggapan perasaan inilah yang dalam beberapa hal menjadi penyebab timbulnya rasa tidak nyaman dengan orang lain dan bahkan trust issue atau kesulitan mempercayai orang.
Mengingat peran emosi dalam kehidupan manusia sangat penting, maka seseorang perlu membiasakan diri untuk menyalurkan emosi.
Langkah pertama yang dapat dilakukan untuk melatih menyalurkan emosi adalah dengan berani untuk memulai dan membiasakan diri sampai mampu mengendalikan.
Bentuk kegiatan rutin misalnya dengan membuat jurnal harian tentang semua jenis rasa yang dialami dan peristiwa penyebabnya.
Selain membuat jurnal harian tentang emosi, cara menyalurkan emosi juga dapat dilakukan dengan rutin berolahraga.
Baca Juga: 4 Kebiasaan Sederhana untuk Meredakan Emosi dengan Cepat, Biar Tak Semakin Berapi-api
Bercerita dengan jujur kepada Tuhan, ahli atau orang terdekat adalah langkah yang perlu dilakukan untuk melatih menyalurkan emosi.
Demikian seperti dirangkum Ayojakarta pada Senin, 21 Agustus 2023 dari akun instagram @muhammad_firdaus857. ***

Share this article
Untuk dijadikan sebagai pengetahuan dan manifestasi mengenali diri, berikut ini adalah tanda seseorang yang sering memendam emosi.