Efek Trauma pada Tubuh, Mulai dari Nyeri Otot hingga Disosiasi

Ilustrasi trauma.
Ilustrasi trauma.

AYOJAKARTA.COM – Trauma adalah suatu pengalaman yang dapat mempengaruhi tubuh dan pikiran secara signifikan. 

Ketika seseorang mengalami trauma, baik itu fisik atau emosional, tubuh merespons dengan cara yang kompleks dan dapat memiliki dampak jangka panjang. 

Dikutip dari Instagram @insightme.id, efek trauma pada tubuh dapat meliputi berbagai hal, mulai dari disosiasi hingga gangguan pencernaan. 

Baca Juga: 5 Tanda Seseorang Masih Memiliki Luka Trauma, Bisa Menganggap Diri Sangat Sempurna

1. Disosiasi

Salah satu efek yang umum terjadi ketika mengalami trauma adalah disosiasi. Disosiasi adalah pengalaman perasaan terputus atau terpisah dari tubuh dan pikiran. 

Ini dapat menyebabkan perasaan seperti tubuh berada di luar kendali kamu atau perasaan terpisah dari kenyataan. 

Disosiasi dapat terjadi sebagai respons tubuh untuk melindungi diri dari rasa sakit atau ketakutan yang berlebihan. 

Namun, jika terjadi secara berkepanjangan, disosiasi dapat mengganggu produktivitas sehari-hari dan kualitas hidup seseorang.

Untuk mengelola disosiasi, penting untuk mencari bantuan profesional seperti terapis yang khusus dalam bidang trauma. 

Terapis dapat membantu kamu memahami dan mengatasi disosiasi melalui teknik-teknik seperti grounding atau "pembekalan" diri ke kenyataan, serta terapi kognitif perilaku untuk mengurangi gejala disosiasi. 

Selain itu, berlatih teknik relaksasi seperti meditasi atau pernapasan dalam juga dapat membantu mengurangi disosiasi.

2. Sistem Imun Lemah

Efek trauma pada tubuh juga dapat mempengaruhi sistem kekebalan. Saat mengalami trauma, tubuh melepaskan hormon stres seperti kortisol yang dapat mempengaruhi sistem kekebalan. 

Sebagai akibatnya, sistem kekebalan menjadi lemah dan rentan terhadap penyakit. 

Selain itu, trauma juga dapat mengganggu fungsi normal sistem kekebalan, sehingga mengurangi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit.

Untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh setelah mengalami trauma, penting untuk menjaga pola hidup sehat. 

Hal ini termasuk mengonsumsi makanan yang seimbang, beristirahat dengan cukup, berolahraga secara teratur, dan menghindari kebiasaan yang merusak kesehatan seperti merokok atau mengkonsumsi alkohol secara berlebihan. 

Juga, penting untuk mengurangi stres dengan mengelola waktu dan melakukan aktivitas yang menyenangkan seperti hobi atau olahraga.

3. Masalah Kulit

Trauma juga dapat mempengaruhi kondisi kulit. Stres yang diakibatkan oleh trauma dapat menyebabkan peradangan pada kulit, yang dapat mengakibatkan masalah kulit seperti ruam, jerawat, atau eksim. 

Selain itu, stres juga dapat memperburuk kondisi kulit yang sudah ada seperti psoriasis atau dermatitis.

Untuk mengatasi masalah kulit yang disebabkan oleh trauma, penting untuk merawat kulit dengan baik. 

Ini meliputi menjaga kebersihan kulit dengan membersihkannya secara teratur, menggunakan produk perawatan kulit yang cocok untuk jenis kulit kamu, dan menghindari bahan-bahan yang dapat memperburuk kondisi kulit. 

Selain itu, mengelola stres dengan teknik relaksasi seperti yoga atau meditasi juga dapat membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan kondisi kulit.

4. Sakit Kepala

Sakit kepala adalah salah satu efek umum yang dapat timbul setelah mengalami trauma. Trauma dapat menyebabkan ketegangan otot di area kepala dan leher, yang dapat menyebabkan sakit kepala yang persisten atau berulang. 

Selain itu, trauma juga dapat memicu gangguan migrain yang seringkali disertai dengan sakit kepala yang parah, mual, dan sensitivitas terhadap cahaya atau suara.

Untuk mengatasi sakit kepala yang disebabkan oleh trauma, penting untuk mencari bantuan medis dan mengidentifikasi penyebabnya. 

Dokter dapat meresepkan obat untuk mengurangi rasa sakit dan memberikan saran tentang pengelolaan stres. 

Selain itu, teknik relaksasi seperti pijat atau akupuntur juga dapat membantu mengurangi ketegangan otot dan mengurangi sakit kepala.

5. Nyeri Otot

Nyeri otot adalah efek lain yang umum terjadi setelah mengalami trauma. Trauma dapat menyebabkan ketegangan otot yang berlebihan atau cedera pada otot dan jaringan sekitarnya. 

Hal ini dapat mengakibatkan nyeri otot yang berkepanjangan atau berulang, keterbatasan gerakan, dan kelemahan otot.

Untuk mengurangi nyeri otot akibat trauma, penting untuk menjaga aktivitas fisik yang teratur dan sehat. 

Latihan fisik seperti peregangan otot, olahraga ringan, atau yoga dapat membantu mengurangi ketegangan otot dan meningkatkan fleksibilitas. 

Selain itu, terapi fisik atau pijat dapat membantu memulihkan otot yang cedera dan meningkatkan aliran darah ke area yang terkena.

6. Gangguan Pencernaan

Trauma juga bisa mempengaruhi kesehatan pencernaan. Stres yang diakibatkan oleh trauma dapat mengganggu fungsi normal sistem pencernaan, menyebabkan masalah seperti diare, sembelit, atau sindrom iritasi usus. 

Selain itu, trauma juga dapat memicu gangguan makan seperti anoreksia atau bulimia.

Untuk mengelola gangguan pencernaan yang disebabkan oleh trauma, penting untuk menjaga pola makan yang sehat dan teratur. 

Mengonsumsi makanan tinggi serat seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan. 

Selain itu, menghindari makanan yang dapat memicu gangguan pencernaan seperti makanan pedas atau berlemak juga dapat membantu meredakan gejala. 

Jika gangguan pencernaan terkait dengan stres, teknik relaksasi seperti meditasi atau yoga juga dapat membantu mengurangi gejala.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# trauma
# efek
# Tubuh

News Update

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.