Waspada! Kenali Ciri-ciri Toxic Parent yang Kerap Tidak Disadari Orang Tua Menurut dr. Aisah Dahlan

Waspada! Kenali Ciri-ciri Toxic Parent yang Kerap Tidak Disadari Orang Tua Menurut dr. Aisah Dahlan
Waspada! Kenali Ciri-ciri Toxic Parent yang Kerap Tidak Disadari Orang Tua Menurut dr. Aisah Dahlan

AYOJAKARTA.COM - Pola asuh pada anak sangatlah penting. Jangan sampai sebagai orang tua melakukan pola asuh toxic parent atau pola asuh yang buruk.

Pola asuh orangtua kerap tanpa didasari telah menjadikan toxic parent bagi anak-anak.

Orangtua yang tidak memiliki kematangan emosional cukup untuk berperan sebagai orang tua akan lebih mudah memberikan pola asuh toxic parent.

Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Cair Lewat PT.Pos Indonesia? Inilah Berkas yang Harus Dipersiapkan

Pola asuh yang buruk atau toxic parent tidak mampu membangun interaksi hangat , bahkan bisa jadi menarik diri dari kedekatan emosional dengan anak-anak maupun keluarga, demikian seperti dikutip dari kanal YouTube pecinta dr. Aisah Dahlan, CHt pada Rabu, 15 Februari 2023

Dalam video yang diunggah, dr. Aisah Dahlan menjelaskan tentang ciri-ciri pola asuh yang buruk atau toxic parent.

Dimana orang tua sering kali tidak menyadari apa yang dilakukannya merupakan bagian dari toxic parent.

"Toxic parent adalah orang tua yang tidak menghormati dan tidak memperlakukan anaknya sebagai individu," tutur dr. Aisah.

Meski orang tua toxic kerap berdalih apa yang dilakukannya semata-mata karena kasing sayang, tetapi pola asuh toxic tentu saja tidak baik untuk dilakukan.

Apa yang terjadi pada masa kanak-kanak akan berdampak sampai dewasa. Untuk itu penting bagi orang tua senantiasa sadar dalam mengasuh anak, penting baginya mengetahui apa dan bagaimana toxic parent itu.

Ciri-ciri pola asuh toxic parent:

1. Mengutamakan diri sendiri

Orang tua selalu mengutamakan kebutuhan diri sendiri dan tidak mempertimbangkan kebutuhan maupun perasaan anak.

Selain itu orang tua dengan pola didik toxic parent tidak berpikir mengenai dampak perilaku tersebut pada anak.

2. Tak dapat memperlakukan anaknya dengan baik

orang tua yang toxic tak dapat memperlakukan anaknya dengan baik.

Bahkan pada tingkat yang dasar saja, seperti rasa hormat dan kesopanan.

3. Sulit mengendalikan diri

Toxic parent kerap mengalami kesulitan dalam mengendalikan emosinya.

Ia cenderung dramatis ketika anak melakukan kesalahan.

Selain itu, kemarahannya pun seringkali tidak dapat diprediksi.

Bahkan ia tak segan memukul, memaki atau melakukan kekerasan lainnya.

4. Suka mengontrol anak

Orang Tua toxic senang mengontrol anaknya dengan ketat.

Ia akan mengatur apa yang harus dilakukan anak, kapan dan bagaimana sang anak melakukannya.

Toxic parent selalu mencampuri urusan pribadi anak.

5. Selalu menyalahkan anak

atas perbuatan yang dilakukannya, orangtua toxic justru akan menyalahkan semuanya pada anak.

Selain itu, apapun usaha dan hasil yang dilakukan anak tak [pernah cukup baginya.

Orangtua selalu mencari kesalahan dan jarang mengapresiasi anak.

6. Sering mempermalukan anak

Orangtua yang toxic juga kerap mempermalukan anaknya dengan sangat buruk.

Ia akan mengejek, merendahkan, memukul, memaki, atau meneriaki anaknya di depan orang lain, terutama teman-temannya, sehingga anak merasa sangat malu.

7. Merasa bersaing dengan anak

Bukan hanya selalu merasa benar, toxic parent juga akan bertindak seperti sedang bersaing dengan anak.

Jadi, alih-alih menyemangati dan juga merasa bahagia atas keberhasilan anak, ia malah membuat anak down, mengabaikannya, dan merasa tak suka jika anak senang.

Sebagai orang tua sangatlah penting belajar bagaimana mengasuh anak dengan baik.

Hindari ketujuh pola didik anak tersebut di atas, agar anak-anak tumbuh dewasa menjadi pribadi yang baik.

Pada dasarnya anak terlahir murni, tanamkan kebaikan sejak dini agar tidak menyesal dikemudian hari.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Toxic Parent
# dr. Aisah Dahlan
# orang tua

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).