AYOJAKARTA.COM - Pasca peristiwa tewasnya aktor laga Sandy Permana, Kombes Ade Ary Syam Indradi selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya memberi keterangan.
Di hadapan awak media, Kombes Ade menyebut pihak kepolisian telah melakukan serangkaian prosedur terkait kematian Sandy Permana.
Selain Polsek Cibarusa, penyidik gabungan yang mengusut tewasnya Sandy Permana juga melibatkan Polres Metro Kabupaten Bekasi serta Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Netizen Geram! Bung Towel Kembali Sindir Shin Tae Yong Secara Personal, Sebut Lebih Cocok Berjualan?
Berdasarkan hasil pendalaman peristiwa dan olah TKP, hingga kini kepolisian juga telah meminta keterangan kepada empat orang saksi.
Adapun empat saksi tersebut antara lain Seorang Ibu yang merupakan tetangga di sekitar lokasi kejadian, istri terduga pelaku, security serta tetangga di perumahan.
Dari hasil olah TKP, Kombes Ade juga menyebut pihak kepolisian mendapati sejumlah luka di bagian tubuh korban.
“Terdapat perlukaan di bagian kepala kiri, leher kiri belakang telinga, luka di pipi kiri serta robek di perut kiri,” jelas Kabid Humas.
Lebih lanjut Kombes Ade memastikan, Tim Gabungan akan terus melakukan pengusutan hingga tuntas dan menangkap pelaku yang masih melarikan diri.
Baca Juga: Inilah Cara Daftar NPWP Online Lewat Coretax, Ingat Ereg Pajak Sudah Ditutup Ya!
Guna memastikan penanganan hukum dapat berjalan dengan baik, Kombes Ade memastikan proses penyidikan juga sudah sesuai dengan Scientific Crime Investigation.
“Berdasarkan fakta yang ditemukan, diduga ada saksi yang melihat ada seorang laki-laki yang berkelahi dengan korban, ini yang sedang didalami,” imbuh Kombes Ade.
Sehubungan dengan tewasnya Sandy Permana, Ade Indiani yang merupakan istri korban ikut memberikan pernyataan.
Menurut Ade, Minggu pagi tanggal 12 Januari 2025 suaminya dikabarkan ditemukan terjatuh dalam kondisi berlumuran darah.
“Setiap pagi dia ngasih makan Ayam karena peternak Ayam, terus saya didatangi tetangga untuk ikut ke rumah sakit,” ungkap Ade.
Sempat berbincang dengan suami, Sandy Permana kemudian menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan menuju ke rumah sakit.
Baca Juga: Sudah Dibuka! Berikut Syarat Daftar dan Cek Penerima KJP Plus Januari 2025
Sebelum ditemukan bersimbah darah, pada Oktober 2024 Sandy diketahui sempat terlibat adu argumentasi dengan salah satu tetangga di rapat forum RT.
Namun demikian, Ade menegaskan perdebatan tersebut kemudian dianggap sudah tuntas dan tidak lagi dipermasalahkan.
“Kalau cekcok pas kejadian saya nggak tahu, tapi kalau masalah hanya masalah debat di forum RT dan nggak ada masalah lain,” ungkap Ade.
Dugaan terkait ihwal kejadian perkelahian yang berbuntut kematian, selain disampaikan istri Sandy Permana juga diungkap oleh Sudarmaji yang merupakan Ketua RT setempat.
Menurut Sudarmaji, buntut dari perdebatan Sandy dengan salah satu tetangga di forum RT sempat membuat korban tidak senang. ***

Share this article
Sebelum ditemukan bersimbah darah, pada Oktober 2024 Sandy diketahui sempat terlibat adu argumentasi dengan salah satu tetangga