AYOJAKARTA.COM – Milano Lubis mengundurkan diri sebagai kuasa hukum Rizky Billar.
Sebelumnya dikabarkan bahwa Rizky Billar menggaet Milano Lubis sebagai kuasa hukumnya.
Akan tetapi kini Milano Lubis memilih untuk mengundurkan diri sebagai kuasa hukum Rizky Billar.
Baru-baru ini dikabarkan juga bahwa Rizky Billar telah menggaet kuasa hukum baru.
Kuasa hukum baru yang ditunjuk oleh Rizky Billar yakni Hotma Sitompul.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Intens Investigasi, Milano Lubis menyampaikan dirinya mengundurkan diri.
Diketahui Milano Lubis sempat mendampingi Rizky Billar.
Dalam wawancaranya Milano menyampaikan jika sejak kliennya ditetapkan sebagai tersangka, Billar sudah mencabut kuasa hukum sebelumnya.
Baca Juga: Rizky Billar Resmi Ditahan Kenakan Baju Oranye, Wartawan : Bang Billar Gimana Rasanya Bang?
“Terus kita (Milano) ditunjuk sebagai kuasa,” ucap Milano.
Milano memaparkan bahwa dirinya tadi pagi mendampingi Billar, akan tetapi ternyata ada kuasa hukum yang baru, yakni Hotma Sitompul.
Kemudian Milano menjelaskan bahwa ada statement dari Hotma Sitompul yang menyatakan bahwa ia ditunjuk sebagai kuasa hukum.
“Kalau dia ditunjuk sebagai kuasa tidak mungkin ada kuasa yang lama” jelasnya.
Lalu Milano mengatakan bahwa sebelumnya tidak pernah ada komunikasi dengannya terkait Hotma Sitompul yang juga menjadi kuasa hukum.
“Saya yang lebih muda lebih baik mengalah dari senior, biarkan senior yang menjalankan tugas,” jelasnya.
Milano menyampaikan bahwa sejak siang ia berkomunikasi dengan Billar dan juga keluarga.
Melalui komunikasi tersebut Milano memutuskan untuk mengundurkan diri.
Namun, Milano menyampaikan bahwa ia belum mendapat kepastian.
Walaupun mengundurkan diri sebagai kuasa hukum Billar, Milano menyampaikan bahwa ia akan mengurus hal-hal lain yang diminta oleh Rizky Billar.
Milano menambahkan, terkait hal-hal lain yang diminta oleh Billar menunggu setelah resolusi justice selesai.***

Share this article
Melalui komunikasi tersebut Milano memutuskan untuk mengundurkan diri. Namun, Milano menyampaikan bahwa ia belum mendapat kepastian.