AYO BACA : Gubernur Anies Perpanjang Masa PSBB Jakarta Hingga 28 HariAYO BACA : Positif Covid-19 di Jakarta 3.605 Orang, 327 Sembuh
JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta sudah usai di tahap pertama, dari 10 hingga 23 April. Kini Pemprov DKI juga sudah memperpanjang masa PSBB yang akan diakhiri pada 22 Mei mendatang. Namun, hal itu tidak membuat penularan virus corona di masyarakat Jakarta kian membaik.
Dilihat di situs corona.jakarta.go.id yang diakses pada pukul 15.20 WIB, data menunjukkan ada peningkatan signifikan dalam 24 jam terakhir pada pasien positif Covid-19. Dalam kurun sehari, kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta mencapai 77 orang, menjadi 3.682 hari ini, Sabtu (25/4/2020). Data Jumat (24/4/2020) menunjukkan angka positif Covid-19 di DKI Jakarta berada di posisi 3.605 kasus.
Peningkatan itu juga dibenarkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia. Melalui siaran persnya yang diterima Ayojakarta.com pada pukul 14.23 WIB, dari 3.682 orang dinyatakan positif corona, sebanyak 334 di antaranya telah sembuh dan 350 orang meninggal dunia.
“Sebanyak 1.947 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit, dan 1.050 orang melakukan self isolation di rumah. Dan sebanyak 889 orang menunggu hasil laboratorium,” kata Dwi.
Sedangkan, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 42 orang. Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 5.901 orang (5.722 sudah selesai dipantau dan 179 masih dipantau). Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 5.267 orang (4.399 sudah pulang dari perawatan dan 868 masih dirawat)
Selain itu, Pemprov DKI telah melakukan rapid test terhadap 71.970 orang, dengan persentase positif Covid-19 4% atau sebanyak 2.849.
"Untuk rapid test masih terus berlangsung di 6 wilayah kota dan kabupaten administrasi DKI Jakarta dan Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP)," ujarnya.
Pemprov DKI juga telah memberikan layanan kesehatan jiwa terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19. Psikolog dan tenaga kesehatan jiwa di Puskesmas memberikan layanan dukungan kesehatan jiwa dan psiko sosial melalui telepon dan chat (WhatsApp).
"Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta turut memberikan layanan konsultasi online melalui aplikasi sahabat jiwa (berbasis website) pada situs sahabatjiwa-dinkes.jakarta.go.id Bagi masyarakat yang mengakses, akan diberikan layanan konseling oleh Psikolog yang bertugas di Puskesmas di Provinsi DKI Jakarta," tutupnya.
Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal COVID-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI, baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp: 081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119.
Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.
Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.
AYO BACA : 8 Orang Positif COVID-19, 57 WNI ABK MV Artania Diisolasi di Wisma Atlet
Share this article
Peningkatan itu juga dibenarkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia. Melalui siaran persnya yang diterima Ayojakarta.com pada pukul 14.23 WIB, dari 3.682 orang dinyatakan positif corona, sebanyak 334 di antaranya telah sembuh dan 350 orang meninggal dunia.