AYOJAKARTA.COM-- Sebentar lagi umat muslim di seluruh dunia akan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Di Indonesia sendiri perayaan Maulid Nabi jatuh setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah.
Jika berdasarkan penanggalan kalender maka tahun ini perayaan Maulid Nabi jatuh pada 7 Oktober 2022 sampai 8 Oktober 2022.
Namun ternyata banyak yang belum tahu jika ada perbedaan makna dari kata “maulud” dan “maulid”.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun tiktok Tiktok Pejuang Hijrah Official pada (26/9/2022), ustadz Adi Hidayat menjelaskan mengenai perbedaan makna dari kedua kata tersebut.
Baca Juga: Amalan Syekh Ali Jaber Agar Umat Muslim Masuk Surga, Cukup Lakukan Hal Ringan Ini di Malam Hari!
Ustadz Adi Hidayat sendiri merupakan ustadz muda yang berasal dari Indonesia.
Selain aktif sebagai pendakwah, ustadz Adi Hidayat rupanya juga memiliki pusat kajian Islam yang bernama Quantum Akhyar Institute.
Pusat kajian milik Ustadz Adi tersebut didirkan pada tahun 2013.
Diinformasikan dari unggahan dalam video tiktok tersebut, Ustadz Adi Hidayat menyebutkan bahwa kata maulid dan maulud ternyata memiliki arti yang berbeda.
Awalnya ustadz muda tersebut memperingatkan agar berhati-hati dalam memahami sesuatu.
Baca Juga: Lowongan Kerja BUMN Terbaru 2022, PT Yodya Karya dan TVRI, Daftarkan Diri Anda Di Sini!
Pastikan sesuatu tersebut kita pahami secara jelas dan detail.
“Awas hati-hati ya dalam memahami sesuatu kita mesti detail dan jeli dalam memahaminya.” tegas Ustadz Adi.
Kemudian Ustadz kelahiran Padeglang 1984 tersebut mulai menjelaskan perbedaan makna kedua kata tersebut.
Ustadz Adi Hidayat mengatakan, “Jadi kalau disebutkan maulid itu waktu kelahirannya.”
“Kalau disebutkan maulud itu artinya bayi yang lahirnya, bayinya yang dilahirkan.” tutur Ustadz Adi Hidayat.
Baca Juga: Amalan Sunah Sambut Maulid Nabi di Bulan Rabiul Awal, Apa Saja? Yuk Lakukan Agar Dapat Berkah!
Selanjutnya ustadz berusia 38 tahun itu menjelaskan dengan lebih detail.
“Nabinya kalau dalam konteks nabi.” tutur ustadz Adi.
Kemudian ustadz lulusan universitas Libya tersebut menambahkan, “Jadi kalau disandingkan dengan kalimat maulid nabi, artinya waktu lahirnya nabi.”
Jadi menurut Ustadz Adi Hidayat makna dari Maulud Nabi sendiri artinya nabinya yang dilahirkan.
Baca Juga: Sejarah Singkat Hari Kesaktian Pancasila dan Kaitannya dengan Peristiwa G30S PKI yang Kelam
“Nabi yang dilahirkan.” pungkas ahli ilmu alquran tersebut.
Di akhir dakwahnya, Ustadz Adi Hidayat nampak menegaskan kembali penjelasannya, “Kalau maulid nabi artinya waktu nabi dilahirkan, kalau maulud nabi artinya nabinya yang lahir, selesai pembahasan secara bahasanya.”

Share this article
Berikut penjelasan Perbedaan Makna Dari Maulud dan Maulid Nabi Muhammad, Simak Penjelasan Ustadz Adi Hidayat