Bagaimana Cara Bayar Fidyah dengan Uang Atau Makanan? Ini Takarannya Dijelaskan Buya Yahya!

Takaran Fidyah Dijelaskan Buya Yahya
Takaran Fidyah Dijelaskan Buya Yahya

 

AYOJAKARTA.COM Ramadan kembali datang di tahun 2023 ini. Apakah sudah lunas membayar utang puasa?

Bagi yang merasa punya utang puasa Ramadan harus diingat-ingat seberapa lama tidak menjalankan puasa. Jangan sampai utang puasa makin menumpuk.

Bagi sebagian orang dengan kondisi tertentu salah satu cara untuk membayar puasa yang ditinggalkan dengan membayar Fidyah.

Baca Juga: Akhirnya Sri Mulyani Bongkar 2 Inisial Terkait Transaksi Janggal Rp 349 Triliun di Kemenkeu, Siapa Saja?

Lantas apa itu Fidyah? Bagaimana cara membayarnya?

Pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, Buya Yahya menjelaskan terkait tata cara membayar fidyah.

“Buya mau bertanya berapakah takaran membayar Fidyah? Manakah yang baik membayar mentahnya atau matangnya? Bisakah membayar dengan uang?” tanya salah satu jamaah dikutip ayojakarta.com melalui YouTube Al-Bahjah TV, Rabu (22/3/2023).

Buya Yahya mengatakan bahwa sebelum membayar fidyah maka harus memahami terlebih dahulu apa itu fidyah dan apa sebabnya harus membayar fidyah.

Baca Juga: Haru! Sikap Optimis Jonathan Latumahina Tahu David Potensi Kerusakan Saraf Permanen

Menurutnya fidyah dibayarkan ketika meninggalkan puasa Ramadan yang mana orang tersebut sakit dan tidak ada harapan sembuh.

Selain itu ketentuan membayar fidyah juga bisa dikenakan kepada orang tua yang sudah tidak bisa lagi untuk berpuasa.

Fidyah yang dibayarkan menurut Buya Yahya adalah setiap meninggalkan puasa satu hari harus membayar fidyah sebesar 1 mud.

Baca Juga: Menjamurnya Jalan Rusak di Indonesia, Dugaan Skenario Praktik Culas Perbaikan Jalan, Seperti Apa?

Menurutnya membayar Fidyah seperti membayar zakat fitrah yaitu makanan yang biasa dimakan.

Jika biasa memakan nasi maka membayar fidyah dengan beras. Adapun 1 mud kata pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah ini sekitar 6 hingga 6,7 ons.

“Fidyah yang dibayarkan adalah satu hari adalah 1 mud. Segenggam makanan pokok yang kita makan,” kata Buya Yahya.

“Fidyah adalah sama dengan urusan zakat fitrah yang kita makan, makannya nasi ya beras kurang lebihnya 6 ons sampai 6,7 ons,” sambungnya.

Baca Juga: Ramai Dihujat Karena Kenakan Pajak untuk Piala Lomba Nyanyi di Jepang, Bea Cukai Tegaskan Soal Aturan UU

Tetapi menurutnya hal ini masih menjadi hilaf diantara para ulama. Ada yang menyampaikan bahwa ukuran 1 mud 5,9 ons, ada yang mengatakan 6 ons, dan ada pula yang mengatakan 6,5 ons.

Adapun ia menyampaikan Fidyah bisa diberikan kepada orang fakir dalam bentuk mentah tidak usah dimasak.

Karena bisa saja yang diberikan fidyah diundang makan di luar sehingga akan lebih bermanfaat jika diberikan dalam bentuk beras yang bisa dipakai sehari-hari nantinya.

Baca Juga: Astaga! Mencoba Merekam Aksi Penyanyi Wanita Saat Manggung, Lelaki Sepuh Dirujak Netizen Galak

“Adapun masalah menggantikan dengan uang memang itu adalah diambil daripada usul mazhab lain seperti mazhab Hanafi dan lainnya,” ujar Buya Yahya.

“Kalau memang tidak mau memberikan berasnya bisa diganti dengan uang, tapi tidak perlu dimasak diberikan dengan uang mungkin itu lebih maslahat bagi si fakir,” imbuhnya.

“Karena mungkin hari ini bukan beras yang diperlukan, mungkin dia perlu sayur maka dengan uang itu bisa dibelikan sayur,” sambungnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# zakat fitrah
# Fidyah
# Ramadan
# utang puasa

News Update

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.