AYOJAKARTA.COM - Mbah Moen menjadi salah satu alim ulama yang selalu meninggalkan berbagai nasehat dan petuah serta amalan untuk dikerjakan umat islam.
Meskipun Mbah Moen telah berpulang kepada Allah swt, namun segala macam petuah dan nasehat yang ditinggalkan selalu tersimpan di hati para santri dan jamaahnya.
Semoga segala amalan, petuah dan nasehat yang pernah disampaikan Mbah Moen atau yang bernama lengkap KH Maimoen Zubair tersebut dapat menjadi ladang pahala jariyahnya.
Baca Juga: Akui Salah, Setelah Gempuran Kritikan Bawa Anak Main Jetski, Ria Ricis: Maaf, Jangan Ditiru
Seperti dikutip Ayojakarta.com pada laman resmi Unisma, Mbah Moen meninggalkan 8 petuah atau nasehat yang seolah menyentil umat manusia agar tidak berbuat sombong dan merasa benar sendiri.
Saat ini banyak sekali orang yang terlihat begitu sombong, bahkan selalu merasa benar sendiri hingga melupakan dan bahkan menindas orang lain yang diangapnya lebih kecil.
Hingga akhirnya satu manusia dengan manusia lain saling beradu, saling merasa paling benar dan pintar serta melupakan apa yang haq dan bathil dari ketentuan Allah SWT.
Dari hal tersebut Mbah Moen kemudian meninggalkan 8 petuah yang sesuai dengan kehidupan yang bisa dijadikan pengingat diri agar tidak sombong:
Baca Juga: Harapan Ronny Talapessy Soal Tuntutan Jaksa ke Richard Eliezer: Kami Harap Hal Ini Jadi Pertimbangan
Berikut 8 Nasehat KH. Maimoen Zubair atau Mbah Moen dalam kehidupan:
1. ”Ora kabeh wong pinter kuwi bener”
(Tidak semua orang pintar itu benar)
2. “Ora kabeh wong bener kuwi pinter…”
(Tidak semua orang benar itu pintar)
3. “Akeh wong pinter ning ora bener…”
(Banyak orang yang pintar tapi tidak benar)
4. “Lan akeh wong bener senajan ora pinter…”
(Dan banyak orang benar meskipun tidak pintar)
5. “Nanging tinimbang dadi wong pinter ning ora bener, Luwih becik dadi wong bener senajan ora pinter…”
(Daripada jadi orang pintar tapi tidak benar, lebih baik jadi orang benar meskipun tidak pintar)
6. “Ono sing luwih prayoga yoiku dadi wong pinter sing tansah tumindak bener.”
(Ada yang lebih bijak, yaitu jadi orang pintar yang senantiasa berbuat benar)
7. “Minterno wong bener..kuwi luwih gampang tinimbang mbenerake wong pinter…”
(Memintarkan orang yang benar .. itu lebih mudah daripada membenarkan orang yang pintar)
8. “Mbenerake wong pinter..kuwi mbutuhke beninge ati, lan jembare dhodho.”
(Membenarkan (membuat benar) orang yang pintar itu membutuhkan beningnya hati, dan lapangnya dada)
Demikian 8 nasehat Mbah Moen untuk kehidupan agar selalu diingat bahwa semua manusia pada dasarnya sama dimata Allah SWT.
Dan sekaligus menjadi pengingat agar tidaklah pantas menjadi orang yang sombong dan merasa paling benar sendiri.***

Share this article
Mbah Moen berikan petuah dalam menjalani hidup penuh berkah dan hindari rasa sombong. Ini jadi peninggalannya yang selalu tersimpan di hati