AYOINDONESIA.COM - Apakah gempa adalah azab untuk masyarakat Indonesia? Majelis Ulama Indonesia atau MUI memberi jawaban.
Belakangan ini, ramai pemberitaan mengenai terjadinya gempa di berbagai wilayah di Indonesia.
Salah satu yang paling besar adalah gempa yang terjadi di Cianjur pada 21 November 2022 lalu.
Secara ilmiah, seringnya terjadi gempa di Indonesia sangat terkait dengan letaknya yang berada di jalur pegunungan aktif atau ring of fire.
Namun, ada pula sebagian masyarakat yang menyebut gempa di Indonesia ini adalah azab.
MUI pun merespons wacana yang mengaitkan gempa dengan azab tersebut.
Dengan tegas, MUI menyatakan bahwa gempa yang terjadi seperti di Cianjur beberapa waktu lalu bukanlah azab.
Sekretaris Umum MUI Jabar Rafani Achyar mengingatkan masyarakat agar jangan menuding korban gempa sebagai kaum yang sedang diazab Allah SWT.
"Jangan sekali-kali menyebutkan mereka ini adalah kelompok masyarakat yang sedang diazab oleh Allah SWT," ujar Rafani seperti dilansir Suara.com.
Rafani mengingatkan bahwa korban gempa Cianjur sendiri adalah orang-orang yang saleh.
MUI Jabar pun bakal mengambil langkah yang lebih serius guna meredam wacana yang menyebut gempa sebagai azab.
Dijelaskan Rafani, MUI Jabar bakal menyiapkan materi untuk diedarkan agar masyarakat lebih teredukasi dan bijak dalam menanggapi bencana alam.
Ia pun mengingatkan agar masyarakat lebih baik membahas tentang pentingnya memberi bantuan kepada korban gempa ketimbang menuding mereka terkena azab.
"Nanti kami akan memberikan bahan ini juga ya untuk counter opini, hikmah yang harus kita ambil. Memang ini bencana datang dari Allah SWT, tapi jangan menyimpulkannya sebagai azab," lanjut Rafani.
"Nantinya tema-tema pengajian atau khutbah mengangkat tentang pentingnya memberi pertolongan bantuan kepada saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah, itu intinya," pungkasnya.***

Share this article
Apakah Gempa adalah Azab untuk Masyarakat Indonesia? MUI Beri Jawaban Tegas! Begini Penjelasannya agar masyarakat tak keliru.