AYOJAKARTA.COM - Salat adalah rukun Islam kedua dari lima sebagaimana telah kita ketahui.
Sayangnya, mungkin ada saja yang menganggap salat adalah ibadah yang merepotkan, melelahkan, bahkan memberatkan.
Orang yang seperti demikian tidak mengetahui dan atau pura-pura tidak tahu tentang keutamaan serta kedudukan ibadah salat sehingga melalaikannya.
Dikutip dari kanal YouTube Dakwah Kita, Ustaz Adi Hidayat menerangkan tentang hubungan perilaku dan sujud seseorang dalam salat.
"Jadi kalau dalam salat kita salatnya, rukuknya, sujudnya benar, di antara dampak yang dihasilkan dari benarnya ruku dan sujud adalah tiga sifat ini," jelas Ustaz Adi Hidayat.
1. Dia patuh dan senang dengan tuntunan Nabi
Dari bangun tidur hingga tidur lagi, dia iktibar atau mencontoh Nabi SAW. Bagaimana cara tidurnya, berpakaian, makan yang diajarkan Rasulullah SAW.
"Saat seorang umat telah mencapai derajat tersebut, biasanya ini berkorelasi dengan cara shalat yang baik salah satunya sujud,"ujar ustaz kelahiran Pandeglang, Banten ini.
Seseorang yang baik sujudnya di dalam salat akan tercermin dalam perbuatannya yang lebih berhati-hati.
2. Tegas terhadap segala penyimpangan
Tegas terhadap dirinya dari segala bentuk penyimpangan agama.
Bisa menjaga diri dari ujung kepala hingga ujung kaki untuk tidak berbuat maksiat maupun yang tidak baik.
Maksiat adalah perbuatan yang melanggar perintah Allah. Maksiat digolongkan menjadi dua kategori yaitu besar dan kecil.
Mereka yang melakukan perbuatan maksiat besar tidak hanya mendapat ancaman hukuman di akhirat, melainkan juga di dunia.
Selain itu perbuatan maksiat besar dapat merusak jasmani dan rohani dari manusia itu sendiri.
Contoh maksiat besar berzina, membunuh, durhaka terhadap orang tua, mencuri, fitnah dan lain sebagainya.
Sebaliknya, maksiat kecil adalah perbuatan buruk yang tidak terancam hukuman berat di dunia dan akhirat.
Contoh: makan dengan tangan kiri dalam kondisi yang sehat, membuang-buang makanan dan lain sebagainya.
"Maksiat dia jauhi, yang tidak baik dia jauhi, ini benar sujudnya,"kata ustaz Adi.
"Karena itu ketika orang salatnya benar, kalimat Qur'an yang disebutkan terbebas dia dari dua sumber keburukan,"lanjut beliau.
Qur'an surah 29 ayat ke 45: "Bacalah kitab Al Qur'an yang telah diwahyukan kepadamu Muhammad dan dirikanlah salat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar. Dan ketahuilah mengingat Allah salat itu lebih besar keutamaannya dari ibadah yang lain.Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan."
"Jadi kalau sampai hari ini antum salat tapi mohon maaf fahsya dikerjakan munkar masih dilakukan, ada yang salah dalam salat khusus sujudnya"tegas ustaz yang lahir pada 11 September 1984.
3. Memiliki sifat rohana bainahum
"Orang yang sujudnya benar, baik pasti punya sifat rohana bainahum,"terang ustaz Adi Hidayat
Memiliki sifat yang terpuji, disenangi Allah dan Rasul Nya. Sifat yang lembut , peduli terhadap sesama karena Allah SWT.
Ketiga hal tersebut di atas merupakan dampak atau hubungan perilaku seseorang dengan salat khususnya sujudnya.***

Share this article
Dikutip dari kanal YouTube Dakwah Kita, Ustaz Adi Hidayat menerangkan tentang hubungan perilaku dan sujud seseorang dalam salat.