AYOJAKARTA.COM - Lapangan padel menjadi sorotan usai dikeluhkan oleh masyarakat terkait jam operasional.
Menanggapi hal ini, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung akan memanggil jajaran pemerintah dan stakeholder.
Pemanggilan ini terkait perizinan pembangunan lapangan padel di Jakarta.
Baca Juga: Ramadhan 2026: Unduh Jadwal Imsakiyah Selama 1 Bulan Ramadhan di DKI Jakarta Resmi dari Kemenag
"Jadi, minggu depan saya akan mengundang seluruh stakeholder yang khusus berkaitan dengan izin padel ini. Saya akan meminta untuk dipresentasikan," ujar Pramono, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (19/2).
Lebih lanjut, Pramono ingin memastikan keberadaan lapangan olahraga tersebut sudah sesuai dengan perizinan dan regulasi yang berlaku.
Pemprov DKI akan mengambil tindakan tegas bagi pelaku usaha yang tidak mematuhi izin dalam menjalankan usahanya serta berdampak terhadap ketenangan masyarakat.
“Bagi daerah-daerah yang kemudian mengganggu masyarakat karena kemudian tidak sesuai dengan izin yang diberikan, tentunya Pemerintah DKI Jakarta tidak segan-segan untuk mengambil tindakan tegas,” tandasnya.
Popularitas Olahraga Padel di DKI Jakarta
Sebagai informasi, padel merupakan olahraga raket yang berasal dari Meksiko dan kini populer di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Olahraga ini sekilas mirip dengan tenis dan squash karena dimainkan di lapangan yang dikelilingi dinding kaca atau tembok yang bisa dimanfaatkan untuk memantulkan bola.
Padel biasanya dimainkan secara ganda (dua lawan dua) dengan ukuran lapangan lebih kecil dibanding tenis.
Permainan ini dinilai lebih mudah dipelajari oleh pemula karena teknik dasarnya relatif sederhana dan lebih mengutamakan strategi serta kerja sama tim.
Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga padel mengalami peningkatan minat signifikan di Jakarta. Sejumlah lapangan padel bermunculan di berbagai wilayah seperti Jakarta Selatan, Jakarta Barat, hingga Jakarta Utara.
Sebagian besar lapangan padel dibangun di area komersial, pusat olahraga, hingga kawasan perumahan elite.
Namun, pertumbuhan yang pesat ini juga memunculkan sejumlah keluhan warga, terutama terkait kebisingan, jam operasional hingga perizinan bangunan.
Beberapa lapangan bahkan beroperasi hingga malam hari karena tingginya minat masyarakat yang ingin bermain setelah jam kerja.
Hal inilah yang menjadi perhatian Pemprov DKI Jakarta untuk memastikan keseimbangan antara perkembangan industri olahraga dan kenyamanan lingkungan sekitar.***

Share this article
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bakal memanggil jajaran pemerintahan serta stakeholder terkait perizinan pembangunan lapangan padel di Jakarta.