AYOJAKARTA.COM - Kabar gembira bagi masyarakat Jabodetabek, khususnya warga Bekasi.
Proyek transportasi massal modern, MRT Jakarta, dikabarkan akan diperluas hingga wilayah Bekasi.
Proyek MRT Jakarta Timur-Barat (East-West) Fase 1 Tahap 1 yang menghubungkan Tomang (Jakarta Barat) hingga Medan Satria (Bekasi) ini akan dimulai pada 2026, dengan titik awal konstruksi di stasiun Thamrin, Jakarta Pusat.
Jalur rute MRT Jakarta ini nantinya adalah kombinasi layang (elevated) dan bawah tanah (underground).
Baca Juga: Pramono Anung Tegaskan Komitmen Perkuat Transparansi Keuangan DKI Jakarta
Nantinya konstruksi ini akan difokuskan pada paket 104-109, yang meliputi jalur bawah tanah di area Thamrin-Senen (Kwitang).
Rencananya, stasiun ini akan memiliki panjang 400 meter, dan 10 entrance.
Selain itu ada pula area komersil sepanjang 200 meter dan akan integrasi langsung dengan Transjakarta serta interkoneksi dengan jalur MRT East-West.
Sedangkan, total panjang rute ini adalah dari Tomang-Medan Satria yakni 24,5 km dan jalur ke Depo Rorotan 5,9 km.
MRT Jakarta Lintas Timur-Barat ini akan ditargetkan beroperasi pada 2031.
Direktur Konstruksi MRT Jakarta Weni Maulina mengatakan jika sebagian jalur MRT akan dibangun di atas permukaan jalan alias elevated, dan sisanya dibangun di bawah permukaan jalan alias underground.
Untuk jalur elevated berada di ruas Tomang ke Grogol, serta ruas dari kawasan Pakulonan hingga ke Cakung Barat dan Medan Satria.
Sedangkan untuk area section underground, bawah tanah dari arah Roxy CP102 sampai dengan Cideng (CP)103, masuk ke Thamrin ke Kwitang (CP)104, Kwitang ke Galur (CP)105, dan terakhir di depo Rorotan CP109.
Baca Juga: Imbauan WFH Sehari Sepekan, Ini Daftar Sektor BUMN-Swasta yang Harus Tetap WFO
Perluasan jalur MRT ini tentunya menjadi salah satu langkah strategis untuk mengatasi kemacetan yang kian padat di kawasan penyangga ibu kota serta memperkuat sistem transportasi massal di Jabodetabek.
Dengan hadirnya MRT hingga Bekasi, mobilitas masyarakat diharapkan menjadi lebih cepat, nyaman, dan efisien.***
Share this article
MRT Jakarta Lintas Timur-Barat ini akan ditargetkan beroperasi pada tahun 2031.