Susno Duadji Desak Kapolri Periksa Kapolres ‘R’ Usai Insiden Empal Gentong di Cirebon

Susno Duadji
Susno Duadji

AYOJAKARTA.COM - Mantan Kabareskrim Polri, Susno Duadji, baru-baru ini mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait seorang Kapolres berinisial 'R'.

Dalam sebuah wawancara yang disiarkan di YouTube, Susno menyatakan bahwa Kapolres tersebut tidak pantas menjadi calon Kapolri dan meminta agar ia segera diperiksa oleh divisi Propam Polri.

Susno mengungkapkan bahwa dirinya mengalami intimidasi dari Kapolres 'R' setelah menjadi saksi ahli dalam sidang Peninjauan Kembali (PK) kasus Saka Tatal di Pengadilan Negeri Cirebon pada 31 Juli 2024.

Menurut Susno, intimidasi tersebut terjadi ketika ia sedang mencari tempat makan setelah memberikan kesaksian.

Baca Juga: Murah dan Sangat Dibutuhkan! Ini 7 Hadiah Lomba Anak-anak di Acara Hari Kemerdekaan 17 Agustus

Polisi yang mengantarnya ke restoran kemudian diperiksa atas perintah Kapolres 'R', yang dinilai Susno sebagai bentuk intimidasi.

Dalam pernyataannya, Susno menegaskan bahwa tindakan Kapolres 'R' tersebut mencerminkan sikap yang tidak pantas bagi seorang calon pemimpin Polri. Ia berharap agar Kapolri mendengar dan segera mengambil tindakan tegas terhadap Kapolres 'R'.

Susno juga menyebut bahwa tindakan intimidasi ini menunjukkan adanya masalah di tingkat bawah yang belum berubah.

Susno menambahkan bahwa dirinya merasa kecewa dengan perlakuan yang diterimanya dari anggota Polri yang masih aktif. Ia menilai bahwa pihak yang memperjuangkan PK Saka Tatal, termasuk dirinya, seolah-olah dianggap melawan putusan atau aparat penegak hukum.

Hal ini, menurut Susno, menunjukkan bahwa masih ada pihak-pihak di dalam Polri yang belum memahami pentingnya koreksi terhadap kesalahan yang telah terjadi.

Lebih lanjut, Susno menyatakan bahwa tindakan intimidasi ini tidak hanya merugikan dirinya, tetapi juga mencoreng nama baik institusi Polri. Ia berharap agar kasus ini menjadi pelajaran bagi seluruh anggota Polri untuk lebih profesional dalam menjalankan tugasnya.

"Saya ulangi dan mudah-mudah didengar ini harus diputar berkali-kali ya, polisi yang muda insialnya R pangkat AKBP memeriksa memerintahkan Propam memeriksa polisi yang antar saya, saya minta kapolri periksa orang itu bila perlu dicopot jadi Kapolres dan tidak wajar dia untuk memimpin Polri ke depan," jelas Susno.

Baca Juga: Begini Cara Cepat Kaya dari Bertani: Anti Gengsi Cuan Pasti!

Susno juga mengingatkan bahwa setiap anggota Polri harus menjunjung tinggi integritas dan keadilan.

Susno menegaskan bahwa dirinya tidak akan tinggal diam dan akan terus memperjuangkan keadilan dalam kasus ini.

Ia berharap agar Kapolri segera mengambil tindakan tegas terhadap Kapolres 'R' dan memastikan bahwa tindakan intimidasi seperti ini tidak terulang lagi di masa depan.

Susno juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut mengawasi kinerja Polri agar tetap berada di jalur yang benar.

Dalam wawancara tersebut, Susno juga mengungkapkan rasa cintanya terhadap institusi Polri. Ia berharap agar Polri dapat terus berbenah dan menjadi institusi yang lebih baik di masa depan.

Susno menekankan bahwa kritik yang disampaikannya adalah bentuk kecintaannya terhadap Polri dan keinginannya agar Polri menjadi lebih baik.

Susno juga mengingatkan bahwa setiap anggota Polri harus siap menerima kritik dan koreksi. Ia berharap agar kasus ini menjadi momentum bagi Polri untuk melakukan introspeksi dan perbaikan.

Susno menegaskan bahwa dirinya akan terus mendukung Polri dalam upaya perbaikan tersebut.

Di akhir wawancara, Susno menyampaikan harapannya agar kasus ini segera diselesaikan dengan adil.

Baca Juga: Siap-siap! Kementerian Agama Buka 64.066 Formasi CASN 2024, Cek 15 Jabatan Fungsional yang Bisa Dilamar di Kemenag

Ia berharap agar Kapolres 'R' segera diperiksa dan diberikan sanksi yang sesuai jika terbukti bersalah.

Susno juga mengajak seluruh anggota Polri untuk bersama-sama menjaga nama baik institusi dan bekerja dengan profesional.

Pernyataan Susno ini mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan. Banyak yang mendukung langkah Susno dan berharap agar Polri segera mengambil tindakan tegas. Namun, ada juga yang mengkritik pernyataan Susno dan menilai bahwa masalah ini seharusnya diselesaikan secara internal.

Terlepas dari berbagai tanggapan, pernyataan Susno ini menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Polri. Diharapkan agar kasus ini menjadi momentum bagi Polri untuk terus berbenah dan menjadi institusi yang lebih baik di masa depan.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# insiden
# Empal Gentong
# Saka Tatal
# Cirebon
# Susno Duadji
# Kapolres

News Update

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.