Kebakaran Besar di Kapuk Muara Jakarta! 800 KK Terdampak, Pramono Anung Siapkan Program 1 RT 1 APAR

Untuk mengantisipasi terulangnya kejadian serupa di masa mendatang, Gubernur Pramono Anung mengumumkan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan program inovatif "1 RT 1 APAR" (Alat Pemadam Api Ringan).
Untuk mengantisipasi terulangnya kejadian serupa di masa mendatang, Gubernur Pramono Anung mengumumkan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan program inovatif "1 RT 1 APAR" (Alat Pemadam Api Ringan).


AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan penyebab meluasnya kebakaran besar yang terjadi di Kapuk Muara, Penjaringan, yang menghanguskan ratusan rumah warga dalam hitungan jam.

Menurut Gubernur Pramono, kebakaran tersebut disebabkan oleh api yang berasal dari bangunan semi permanen di area permukiman yang sangat padat penduduk.

Kondisi geografis dan demografi wilayah tersebut menjadi faktor utama yang memperparah dampak kebakaran, mengingat jarak antar bangunan yang sangat rapat dan akses yang terbatas bagi kendaraan pemadam kebakaran untuk masuk ke lokasi kejadian.
 
 
Faktor krusial lainnya yang menyebabkan api menyebar dengan sangat cepat adalah minimnya alat pemadam kebakaran di area tersebut.

Akibat keterbatasan peralatan pemadam kebakaran yang tersedia di tingkat masyarakat, api berhasil membakar ratusan rumah warga dengan kecepatan yang mengkhawatirkan dalam hitungan jam saja.

Kondisi ini menunjukkan betapa rentannya permukiman padat penduduk terhadap bencana kebakaran, terutama ketika tidak didukung oleh infrastruktur pencegahan dan penanggulangan yang memadai.

Kejadian ini menjadi pembelajaran penting bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana serupa di masa mendatang.

Untuk mengantisipasi terulangnya kejadian serupa di masa mendatang, Gubernur Pramono Anung mengumumkan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan program inovatif "1 RT 1 APAR" (Alat Pemadam Api Ringan).
 
Baca Juga: Menteri ESDM Datangi Lokasi Tambang, Bahlil: Yang Dilihat Bagus, Kita Evaluasi

Program ini dirancang sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kemampuan respons cepat masyarakat dalam menghadapi kebakaran skala kecil sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

Inisiatif ini menunjukkan komitmen serius pemerintah daerah dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana di tingkat grassroot, dengan melibatkan peran aktif Rukun Tetangga sebagai garda terdepan dalam pencegahan kebakaran.

Gubernur Pramono menegaskan pentingnya program ini. 
 
"Saya yakin mungkin di sini belum semua RT itu setiap RT satu APAR karena pemerintah memang pemerintah DKI memang menyiapkan untuk itu dan mudah-mudahan di bulan Agustus ini setiap RT punya satu APAR jadi kalau ada kejadian seperti ini maka cepat untuk bisa ditangani," ujarnya.

Target implementasi program ini dijadwalkan akan selesai pada bulan Agustus, yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mempercepat distribusi alat pemadam kebakaran ke seluruh RT di Jakarta.

Program ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko dan dampak kebakaran di permukiman padat penduduk yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta.
 
Baca Juga: Apa Itu Sistem Rayon SPMB Jabar 2025? Pendaftar Jenjang SMA Wajib Tahu Pembagian Wilayah Penerimaan Siswa

Kebakaran besar di Kapuk Muara, Penjaringan, telah menimbulkan dampak yang sangat massif terhadap kehidupan masyarakat setempat.

Gubernur Pramono Anung memberikan data lengkap mengenai korban dan kerusakan yang ditimbulkan oleh bencana ini.

Menurut laporan resmi, sebanyak 800 kepala keluarga dan 3.200 jiwa terdampak langsung oleh kebakaran yang melanda kawasan tersebut.

Angka ini mencerminkan skala bencana yang cukup besar dan memerlukan penanganan serius dari berbagai pihak terkait untuk pemulihan kondisi korban.

Gubernur Pramono menjelaskan secara detail asal mula dan dampak kebakaran tersebut, ia menyebutkan bahwa 485 rumah terdampak.
 
"Kebakaran ini bermula dari salah satu bangunan semi permanen lapak yang berdampak kepada 485 rumah dan sekarang ini kurang lebih ada 800 kepala keluarga dan 3.200 jiwa di mana sekitar 1.900 telah berada di tempat pengungsian," pungkasnya.
 
Baca Juga: 3 Hari Tasyrik, Jemaah Lakukan Lempar Jumrah: Peringati Proses Pelemparan Batu Nabi Ibrahim dari Godaan Setan

Data ini menunjukkan bahwa meskipun kebakaran bermula dari satu titik yaitu bangunan semi permanen yang berfungsi sebagai lapak, dampaknya menyebar luas hingga menghanguskan 485 rumah.

Dari total 3.200 jiwa yang terdampak, sekitar 1.900 orang telah dievakuasi ke tempat pengungsian yang telah disiapkan pemerintah.

Sisanya, sekitar 1.300 jiwa, kemungkinan masih berada di lokasi sekitar atau mengungsi mandiri ke tempat kerabat dan keluarga.

Kondisi ini menuntut koordinasi yang baik antara berbagai instansi terkait untuk memastikan seluruh korban mendapat bantuan dan penanganan yang layak selama masa pemulihan.***
Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Gubernur Pramono Anung
# APAR
# Provinsi DKI Jakarta

News Update

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.