AYOJAKARTA.COM – Baru-baru ini capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan mengkritik kebebasan berpendapat di Indonesia.
Anies Baswedan menyampaikan bahwa banyak masyarakat yang takut memberikan kritik langsung.
Menurut Anies Baswedan, hal ini terlihat dari banyaknya masyarakat yang menggunakan istilah Konoha atau Wakada.
Anies Baswedan melihat bahwa hal seperti itu merupakan tanda-tanda demokrasi yang tidak sehat.
Baca Juga: Anies Baswedan Hadiri Diskusi Buku Marco Kusumawijaya, Sosok yang Punya Andil untuk Jakarta
Hal itu disampaikan Anies Baswedan ketika menjadi pembicara dalam kuliah kebangsaan di Universitas Indonesia.
“Karena kita menyaksikan kalau di media sosial banyak sekali yang kalau nulis itu nyebutnya Konoha, Wakanda. Apa artinya? Ini menunjukkan ada self censorship,” kata Anies, dikutip AyoJakarta.com dari siaran Kompas TV, Rabu, 30 Agustus 2023.
“Ketika kita dalam demokrasi dan ada fear sesungguhnya ini tanda-tanda yang tidak sehat karena itu harus dikembalikan. Kebebasan berbicara harus menjadi prioritas yang harus kita bereskan,” sambungnya.
Berkaitan dengan hal tersebut, PDIP menepis pernyataan tanda-tanda demokrasi tidak sehat yang disampaikan Anies.
Baca Juga: Politikus NasDem: Kemungkinan Duet Ganjar-Anies Masih Ada, Politik adalah Seni Kemungkinan
Ketua DPP PDIP yakni Said Abdullah menjelaskan saat ini tidak ada larangan bagi masyarakat untuk berpendapat di media sosial (medsos).
“Apa ada yang dilarang? Tidak ada. Kecuali memang melanggar hukum positif,” jelasnya Said Abdullah.
Bahkan, Said Abdullah menuturkan bahwa demokrasi di Indonesia hingga kini berjalan dengan baik.
Selain itu, Said Abdullah juga menyinggung Anies kerap menyampaikan berbagai hal di media sosial akan tetapi tidak ada larangan.
Baca Juga: Singgung K-Pop, Anies Baswedan Diskusikan tentang Kebudayaan sebagai Investasi Jangka Panjang
Sehingga, Said Abdullah melihat demokrasi yang kini berjalan di Indonesia tidak ada masalah.
“Toh selama ini demokrasi kita berjalan baik kok. Medsos riuh rendah kaya apa kita sekarang ini dan semua diantaranya para capres juga berselancar terus di medsos. Dan Pak Anies teriak-teriak di medsos juga dan tidak dilarang juga. Jadi apa masalahnya?,” tutupnya.***

Share this article
Anies Baswedan menyampaikan bahwa banyak masyarakat yang takut memberikan kritik langsung, sindir dengan sebutan Konoha dan Wakanda.