Blak-blakan! JPU Kasus Brigadir J Disebut Melempem Bagai Kerupuk Basi: Sangar di Awal Persidangan

Blak-blakan! JPU Kasus Brigadir J Disebut Melempem Bagai Kerupuk Basi: Sangar di Awal Persidangan
Blak-blakan! JPU Kasus Brigadir J Disebut Melempem Bagai Kerupuk Basi: Sangar di Awal Persidangan

AYOJAKARTA.COM - Jaksa penuntut umum kasus pembunuhan terhadap Brigadir J disebut sebagai pengecut dan bernyali ciut karena menuntut Putri Candrawathi dengan hukuman 8 tahun penjara.

Seorang yang aktif di media sosial, Jhon Sitoru mengungkapkan kekecewaannya terhadap jaksa penuntut umum kasus pembunuhan terhadap Brigadir J.

Sebelumnya, jaksa penuntut umum kasus pembunuhan terhadap Brigadir J secara resmi telah membacakan tuntutan pidana dari setiap terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Baca Juga: Bantah JPU, Ronny Talapessy: Kami Harap Hakim sebagai Wakil Tuhan Bisa Terapkan Keadilan bagi Richard Eliezer

Beberapa tuntutan dari jaksa penuntut umum dianggap tidak adil, khususnya perbandingan hukuman antara Putri Candrawathi dengan Bharada Richard Eliezer.

Pasalnya, banyak orang yang menilai bahwa Putri Candrawathi seharusnya tidak dihukum lebih ringan dari Richard Eliezer.

Seperti salah seorang yang akit di media sosial, Jhon Sitoru yang menyampaikan kekesalannya melalui twitter terhadap JPU kasus Brigair J.

Dikutip AyoJakarta dari akun twitter @Miduk17, Jhon menuliskan kritikannya terhadap jaksa penuntut umum atas tuntutan yang diberikan.

Baca Juga: Mahfud MD Bongkar Gerilya di Kasus Ferdy Sambo, Menko Polhukam: Saya Pastikan Kejaksaan Independen!

Ia merasa bahwa tuntutan dari JPU terhadap Putri Candrawathi telah mempermalukan wajah peradilan.

Menurutnya, Putri Candrawathi sudah terbukti secara sah terlibat dalam pasal 340 KUHP, melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

“Cuma 8 TAHUN? JPU makin MEMPERMALUKAN wajah Peradilan. Padahal, mengenakan pasal 340 KUHP Jo Pasal 55 ayat 1. Putri Candrawathi juga TERBUKTI secara SAH dan MEYAKINKAN melakukan PEMBUNUHAN BERENCANA. Putri juga tidak memiliki alasan pemaaf dan pembenar Ada apa ini?” tulisnya.

Menurutnya, kasus pembunuhan terhadap Brigadir J ini sudah masuk dalam pusaran skenario milik Putri Candrawathi walaupun belum masuk pada putusan majelis hakim.

Baca Juga: Fenomena Menghijaunya Tanah Arab menurut Buya Yahya: Hanya Salah Satu Topik yang Menjadi Viral

“Lagi2, dunia HUKUM kita makin TERCORENG CITRANYA Betul bahwa ini masih tuntutan, belum putusan. Tetapi, dibalik masker wajah Putri Candrawathi tertawa LEBAR. Semuanya masuk dalam pusaran skenario yang diciptakan dari awal,” ujar Jhon.

Secara terang-terangan, Jhon bahkan mengatakan bahwa jaksa penuntut umum hanya terlihat sangar pada awal persidangan.

Sedangkan di pembacaan tuntutan, JPU disebut ‘melempem’ dan pengecut, serta bernyali ciut di depan Putri Candrawathi.

“Jaksa Penuntut Umum terlihat begitu SANGAR pada saat awal persidangan. Begitu pembacaan tuntutan, MELEMPEM bagai kerupuk basi. Kalian PENGECUT, nyali kalian CIUT didepan Putri Candrawathi. Kalian bukanlah respresentasi dari penegakan hukum positif,” pungkasnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Putri Candrawathi
# Brigadir J
# Bharada E

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.