Keluarga Yosua Ragukan Adanya Pelecehan Seksual, Ternyata Ini Alasannya!

Keluarga Yosua Ragukan Adanya Pelecehan Seksual, Ternyata Ini Alasannya!
Keluarga Yosua Ragukan Adanya Pelecehan Seksual, Ternyata Ini Alasannya!

AYOJAKARTA.COM – Ahli psikologi forensik, Reni Kusumoeardani menyebut keterangan Putri Candrawathi terkait dugaan pelecehan seksual terhadap dirinya dinilai kredibel.

Akan tetapi, pihak keluarga Yosua meragukan adanya pelecehan seksual dengan alasan sebagai berikut.

Dilansir AyoJakarta.com dari Youtube Kompas TV, kuasa hukum keluarga Yosua, Mansur Febrian mengungkap alasan keraguannya.

Sebelumnya, dalam sidang yang menghadirkan ahli yang kuasa hukum dari Ferdy sambo menyatakan biasanya dugaan kekerasan seksual ini dilakukan di ruang privat dan minim saksi.

Baca Juga: Terungkap! Sejarah Tsunami di Selatan Jawa, Ada Hubungannya dengan Megathrust Begini

Menanggapi pernyataan saksi ahli tersebut, Mansur Febrian menyatakan bahwa hal tersebut tidak logis

“Sangat tidak logis sekali ketika akan melakukan pelecehan seksual, tapi di tempat dimana relasi kuasanya itu lebih besar daripada yang diduga korban ini,” ujar Mansur.

Dirinya menyebut dari awal sangat menolak dugaan tersebut karena tidak ada satupun bukti yang disampaikan saat peradilan.

“Kita melihat relasi kuasanya posisi Ibu PC ini kan sangat tinggi sekali dibandingkan daripada anak klien kami,”

Ia juga menyebut jika ahli menyatakan tidak ada pelecehan apakah keterangan saksi ini sudah bersesuaian dengan keterangan saksi dan alat bukti yang lain.

Baca Juga: Pendaftaran PPPK Tenaga Teknis Resmi Dibuka, Simak Syarat, Dokumen dan Cara Daftarnya

Lebih lanjut ia juga memberi tanggapan terkait tidak adanya visum karena keengganan korban untuk melapor.

Pasalnya memang bukti yang penting adalah visum karena memang tidak ada keterangan saksi yang menguatkan.

“Kalau memang dipaksakan tidak akan ada bukti-bukti visum etreprentum kita harus percaya kepada siapa?,” ujar Mansur menanggapi keengganan PC untuk melakukan visum.

Dirinya bahkan menyebut untuk membuka saja semua CCTV agar kasus ini dapat terbuka dengan jelas

“Kalau memang begitu kita buka semua CCTV nya, semua link itu CCTV pasti ada dvrnya, itu harus terbuka,” ujarnya.

Baca Juga: Tegas! Permintaan Libur Sidang Ferdy Sambo CS Ditolak Hakim, Bikin Banjir Pujian Publik

Sebelumnya, ahli hukum pidana yang dihadirkan penasihat hukum Ferdi sambo dan Putri Candrawati, Mahrus Ali, menyebut kasus kekerasan seksual biasanya terjadi di ruang privat sehingga minim saksi.

Menurut Mahrus Ali, meski tidak ada visum karena faktor keengganan korban lapor bukan berarti tidak ada kekerasan seksual.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Mansur Febrian
# Yosua
# pelecehan seksual

News Update

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.