AYOJAKARTA.COM -- Sebelumnya, Partai NasDem mengumumkan akan mendukung Anies Baswedan untuk maju di Pilgub Jakarta 2024.
Namun, menuju pendaftaran peserta Pilgub pada 27 Agustus 2024, NasDem memastikan tak akan mendukung Anies Baswedan.
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh mengatakan sulit bagi Anies untuk maju di pemilihan kepala daerah Jakarta.
"Ya barangkali susah beliau untuk maju dalam Pilkada DKI Jakarta," ujar Surya Paloh dikutip ayojakarta.com dari YouTube Kompas TV pada Kamis 15 Agustus 2024.
Baca Juga: Pendaftaran Sudah di Depan Mata, Mungkinkah PDIP Usung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta?
Paloh mengungkap sulitnya mendukung Anies di Pilgub Jakarta 2024 ini berkaitan dengan peraturan perundang-undangan.
Selain itu, dirinya juga memberikan sinyal kuat jika partainya bakal bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Saat dikonfirmasi apakah NasDem akan bergabung bersama KIM, Surya Paloh mengatakan bahwa semuanya sudah jelas.
"Saya pikir itu sudah jelas," ungkap Ketua Umum Partai NasDem tersebut.
Baca Juga: Sufmi Dasco Ketua Harian Partai Gerindra Sebut PKS akan Ikut KIM di Pilgub Jakarta, Benarkah?
Namun, ia tak menjelaskan lebih lanjut terkait apa maksud dari pernyataannya itu.
Saat ini, Partai NasDem memposisikan diri langsung berada di dalam pemerintahan Prabowo-Gibran yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Mundurnya NasDem, membuat pencalonan Anies Baswedan di Pilgub Jakarta 2024 terancam batal.
Hal ini karena sejumlah partai politik yang tadinya mendukung Anies Baswedan di Pilpres 2024 memberi tanda akan bergabung bersama KIM dan pemerintahan.
Selain NasDem, PKS juga menjadi salah satu partai yang berencana akan menarik dukungan kepada Anies Baswedan untuk berlaga di Jakarta.
Keputusan PKS ini disebabkan karena Anies dianggap sudah melewati batas 40 hari untuk mencari dukungan tambahan dari partai politik lain.
Sementara itu, Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengonfirmasi ada tiga partai yang akan bergabung dengan KIM yaitu PKB dan PKS.
"Ada opsi dari PKS akan bekerja sama dengan KIM, kami sudah berapa kali memang berkomunikasi dengan PKS," jelas Sufmi.
Seperti diketahui, Koalisi Indonesia Maju (KIM) akan mengusung Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk maju di Pilgub Jakarta 2024.***
Share this article
NasDem memastikan tak akan mengusung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta 2024, Surya Paloh ungkap alasannya.