AYOJAKARTA.COM - Kasus cacar monyet semakin meluas ke berbagai negara, termasuk di luar wilayah endemik asalnya di Afrika.
Penyakit ini disebabkan oleh virus dari golongan orthopoxvirus dan pertama kali ditemukan pada monyet yang dipelihara untuk penelitian di tahun 1958.
Terkini, ternyata di Indonesia kasus cacar monyet sudah terdeteksi dengan ditemukannya satu kasus di Jakarta Selatan
Karena penyakit ini mudah menular, maka sangat penting bagi masyarakat untuk mengenali gejala penyakit ini serta langkah-langkah untuk mengatasinya.
Gejala Cacar Monyet
Gejala awal cacar monyet mirip dengan gejala cacar air, namun biasanya muncul setelah masa inkubasi selama 5-21 hari.
Hal ini dijelaskan oleh dr Nomi Irene Putri di kanal youtube Alodokter.
Baca Juga: 4 Ide Usaha Modal Kecil untuk Mahasiswa Rantau, Keuntungannya Bisa untuk Bantu Bayar Kos
Gejala awal meliputi:
- Demam tinggi
- Kelelahan dan lemas
- Sakit kepala dan nyeri otot
- Pembengkakan kelenjar getah bening di leher, ketiak, atau selangkangan
Setelah 1-3 hari mengalami demam, ruam merah akan muncul di wajah dan kemudian menyebar ke seluruh tubuh, termasuk telapak tangan dan kaki.
Ruam ini akan berubah menjadi bintil-bintil yang berisi cairan dan akhirnya membentuk kerak dan luka pada kulit.
Baca Juga: Dapat Remisi 58 Bulan, Pakar Hukum Pidana Sebut Jessica Wongso Harusnya Bebas sejak Awal
Gejala ini biasanya berlangsung selama 2-4 minggu sebelum mereda.
Cara Mengatasi dan Mencegah Cacar Monyet
Meskipun gejala cacar monyet dapat mereda dalam beberapa minggu, penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter jika mengalami tanda-tanda tersebut.
Penanganan yang cepat dapat mencegah komplikasi serius seperti infeksi sekunder, masalah pada paru-paru, penglihatan, hingga otak.
Untuk mencegah penyebaran virus, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:
1. Hindari kontak dengan orang yang terinfeksi atau hewan liar yang berpotensi membawa virus, seperti monyet, tikus, dan tupai.
2. Rutin mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer, terutama sebelum makan, memasak, atau menyentuh wajah.
3. Jangan berbagi penggunaan alat makan atau barang pribadi dengan orang lain.
Baca Juga: Maskapai Nasional Paling Tepat Waktu di Juli 2024, Nomor 1 Ternyata Bukan Garuda Indonesia
4. Hindari kontak langsung dengan hewan liar dan hindari mengonsumsi dagingnya jika tidak dimasak dengan benar.
5. Pastikan makanan dimasak hingga matang sempurna untuk membunuh virus dan bakteri.
Itulah informasi mengenai gejala cacar monyet yang kasusnya sudah ditemukan di Jakarta Selatan dan bagaimana cara mengatasinya.
Semoga pembaca ayojakarta memahami gejala dan cara penularannya, lebih waspada dan sedini mungkin melakukan pencegahan yang tepat untuk melindungi diri dan orang-orang di sekitarnya.

Share this article
Karena penyakit ini mudah menular, sangat penting bagi masyarakat untuk mengenali gejala penyakit ini serta langkah-langkah mencegahnya.