AYOJAKARTA.COM - Calon Gubernur Jakarta, Pramono Anung bersama pasangannya Rano Karno, menyampaikan komitmen untuk mengatasi masalah kemiskinan dengan berbagai program yang mengedepankan kesejahteraan warga.
Dalam kunjungan ke lebih dari 125 titik di Tanah Tinggi, Pramono menemukan banyak warga termasuk Ibu Suni yang tinggal dengan 12 anggota keluarganya dalam kondisi memprihatinkan.
Pramono berbicara tentang disparitas yang mencolok antara si kaya dan miskin di Jakarta.
"Saya bertemu Ibu Suni yang hanya memiliki dua tempat tidur untuk keluarganya yang besar. Tidur sehari dibagi menjadi tiga waktu," ujarnya dikutip ayojakarta.com dari YouTube KOMPASTV, Rabu (30/10/2024).
Temuan ini menguatkan niat Pramono untuk berjuang mengurangi kemiskinan jika terpilih sebagai gubernur.
Salah satu langkah awal yang dijanjikan adalah perbaikan sistem Kartu Jakarta Pintar (KJP).
Hal ini bertujuan agar penerima KJP dapat lebih mudah mengakses pendidikan dan fasilitas publik lainnya.
Pramono juga menambahkan bahwa penerima KJP yang belum pernah mengunjungi tempat wisata terkenal di Jakarta seperti Monas dan Ancol akan mendapatkan fasilitas gratis untuk berkunjung ke lokasi tersebut.
"Kami ingin anak-anak Jakarta mendapatkan pengalaman yang lebih luas," katanya.
Tak hanya itu, pasangan ini juga akan mengimplementasikan program sarapan gratis bagi warga yang membutuhkan.
Dengan memahami pentingnya asupan gizi di pagi hari, mereka berkomitmen membantu memenuhi kebutuhan dasar makanan bagi warga Jakarta.
Ini merupakan langkah awal dalam program makanan gratis yang didukung Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: Data BPS: Mayoritas Penduduk Miskin Jakarta Gunakan Air Ini untuk Kebutuhan Minum
Dalam sektor kesehatan, Pramono berencana meningkatkan pelayanan di Puskesmas serta membangun rumah sakit baru di Cakung, area yang membutuhkan perhatian khusus mengingat kepadatan penduduknya.
"Kami akan membangun fasilitas kesehatan yang lebih baik untuk melayani masyarakat," ujarnya.
Selain itu, Pramono dan Rano berjanji memberi insentif lebih besar kepada para pahlawan kemasyarakatan seperti RT/RW dan guru honorer.
Upah mereka akan meningkat dari Rp2 juta menjadi Rp5 juta sedangkan insentif untuk jumantik dan Dasa Wisma juga akan dinaikkan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka.
Komitmen untuk menciptakan lapangan kerja juga menjadi prioritas utama dalam program mereka.
Pramono menyatakan bahwa mereka akan membuka 500 ribu lapangan kerja dan mengalokasikan Rp200 miliar untuk dukungan UMKM terutama untuk pemberdayaan wanita.
"Kita akan menjadikan UMKM sebagai penggerak ekonomi Jakarta," tambahnya.
Dengan serangkaian janji ini, Pramono dan Rano berharap dapat memberikan solusi nyata bagi masalah yang dihadapi warga Jakarta, menciptakan kota yang lebih sejahtera dan adil bagi semua golongan.
"Kami akan memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi dan mereka bisa tidur lebih nyaman," pungkas Pramono.
Dengan program-program tersebut, Pramono dan Rano bertekad menjadikan Jakarta sebagai tempat yang lebih baik bagi semua warganya.***

Share this article
Catat dan tagih jika menang, inilah janji Pramono Anung dan Rano Karno untuk seluruh warga DKI Jakarta.